Seputarkotaku.com, Balikpapan – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Balikpapan, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Conference Room Universitas Balikpapan, Rabu (23/8/2023).
Rakerda KAHMI Balikpapan dibuka langsung oleh Rendi Susiswo Ismail selaku Koordinator Presidium.
Dalam sambutannya, Rendi menekankan pentingnya kelompok intelektual mengambil peran strategis dalam masyarakat.
Bahwa, setiap kader yang berhimpun di KAHMI harus mampu berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat.
“KAHMI sebagai Organisasi berkumpulnya kelompok intelektual harus mampu mengambil peran strategis, berkontribusi dan bermanfaat untuk masyarakat,” kata Rendi.
Presidium KAHMI Balikpapan, Adi Supriadi menambahkan, sejak Kalimantan Timur (Kaltim) ditetapkan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN), ada peluang bisnis yang perlu diperhatikan oleh alumni HMI Balikpapan.
Berkarir dalam dunia politik adalah hal lumrah bagi kader HMI. Namun, melirik dunia bisnis dapat menjadi penopang perekonomian secara mandiri.
“Pentingnya semangat kewirausahaan bagi elemen HMI maupun Alumni. Politik adalah hal yang lumrah, tapi dunia bisnis bisa menjadi penopang bagi perekonomian,” jelas Adi Supriadi yang juga menjabat Dewan Pengawas PDAM Balikpapan itu.
Rakerda KAHMI Balikpapan, bersepakat mendorong kemandirian ekonomi kader dan organisasi.
Organisasi mahasiswa tertua di Indonesia ini diharapkan memiliki kader dan alumni bermental pengusaha.
“Orientasi kader ke depan harus mampu bermental pengusaha, tidak melulu ingin menjadi pejabat publik atau politisi. Mengingat saat ini di HMI sudah surplus Politisi,” sebut Ketua PHRI Kaltim yang juga alumni HMI, Sahmal Ruhip.
Ditempat yang sama, Sekretaris KAHMI Balikpapan, Wawan Sanjaya menyimpulkan. Rancangan program kerja organisasi lima tahun ke depan adalah, menyiapkan pengadaan Sekretariat tetap untuk aktivitas HMI dan KAHMI, penggalangan dana perkaderan abadi bagi HMI.(*)





