Seputarkotaku.com, JAKARTA — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersiap menentukan arah kepemimpinan dan gerakan organisasi melalui Muktamar XXI yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027. Dalam agenda tersebut, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM.
Muktamar XXI menjadi forum penting bagi kader IMM untuk menyampaikan gagasan sekaligus menentukan kepemimpinan baru organisasi. DPP IMM berharap forum ini dapat memperkuat konsolidasi internal dan menghasilkan arah gerakan yang semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Sekretaris Jenderal DPP IMM, Muhammad Zaki Mubarak, mengatakan penetapan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah merupakan tindak lanjut dari proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII IMM di Malang. Keputusan tersebut kemudian ditetapkan melalui Rapat Pleno DPP IMM sesuai mekanisme organisasi.
“Berdasarkan proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII dan tindak lanjut melalui Rapat Pleno DPP IMM, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI. Keputusan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan,” ucap Zaki, Minggu (18/10/2026).
Zaki menegaskan, Muktamar bukan sekadar forum pemilihan pemimpin, melainkan ruang bersama untuk mempertemukan gagasan dan menentukan arah organisasi ke depan.
“Muktamar adalah ruang bersama. Perbedaan gagasan dan dinamika kontestasi pemilihan kepemimpinan baru merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi semuanya harus bermuara pada kemajuan IMM serta kontribusi yang lebih besar bagi bangsa, umat, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.
Sebelumnya, DPP IMM telah menyelenggarakan Tanwir XXXIV di Tangerang, Banten, pada 2–5 September 2026. Tanwir Pra-Muktamar tersebut menetapkan lima calon Ketua Umum DPP IMM dan 52 calon formatur DPP IMM. Forum itu juga membahas dan merumuskan materi tanfidz yang akan ditetapkan dalam Muktamar XXI.
Selain menjadi forum penentuan kepemimpinan, penyelenggaraan Muktamar XXI di Kalimantan Selatan diharapkan memperkuat kesinambungan sejarah IMM. Daerah tersebut pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967.
DPP IMM mengajak seluruh pimpinan, kader, alumni, serta keluarga besar Muhammadiyah berpartisipasi menyukseskan Muktamar XXI. Kalimantan Selatan diharapkan mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menghadirkan forum yang menggembirakan, inklusif, serta mencerminkan tradisi intelektual dan semangat persaudaraan kader IMM.
Melalui Muktamar XXI, DPP IMM berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, solidaritas kader tetap terjaga, serta semangat intelektualitas, pengabdian, dan pembaruan gerakan semakin kokoh. (*)





