Seputarkotaku.com, Balikpapan – Peningkatan jalan dan pembuatan turap di Jln Padat Karya, Kilometer 8,5 , Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara akhirnya mulai dikerjakan.
Dijumpai awak media ini, disela-sela peninjauan pengerjaan, Jumat (8/9/2023). Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Graha Indah Shidiq Nur Alam mengatakan peninjauan dilakukan dirinya sebagai bentuk dan tugas dari LPM Graha indah.
Mengingat LPM memiliki peran yang penting dalam setiap pembangunan di wilayahnya yaitu sebagai pengawas kegiatan. Hal itu bertujuan agar proses pelaksanaan pembangunan yang sudah di rencanakan dapat berjalan lancar dan baik, serta sesuai dengan target yang di sepakati bersama.
Shidiq menambahkan pengerjaan ini menghabiskan anggaran sebesar 7,6 miliar. Yang mana anggaran yang digunakan melalui APBD Kota Balikpapan Tahun 2023.
“Ya..kalau untuk panjang pengerjaannya sekitar 272 Meter, mulai dari sebelum pintu masuk sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sampai arah Kebun Kita,” ucapnya.
Dikatakan Shidiq sejak terjadinya pergerakan atau pergeseran tanah pada tahun 2021, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait agar dapat segera ditangani.
Dan benar, sejak kunjungan Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE pada akhir tahun 2022 lalu langsung mendapatkan respon yang baik.
“Alhamdulillah..gayung bersambut, setelah kunjungan Pak Walikota pada akhir 2022 lalu, akhirnya hari ini bisa dikerjakan,” ungkapnya.
Shidiq menuturkan akibat pergeseran tanah 2021 lalu mengakibatkan 11 bangunan dan 1 rumah ibadah mengalami retak dan 2 diantaranya rusak parah.
Sebagian warga juga terpaksa harus meninggalkan rumahnya, karena khawatir akan terjadi bencana yang membahayakan mereka, terlebih ketika hujan deras.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang sudah merealisasikan pembuatan Turap dan peningkatan jalan,” ucapnya.
Diakui Shidiq, untuk sampai pada proses pengerjan tidaklah mudah, ia mengatakan proses yang dilalui pihaknya sangat panjang dan sangat menyita pikiran.
Bagaimana tidak, untuk menunggu kajian saja pihaknya harus menunggu selama 1 tahun lebih. Karena ia juga memahami untuk melaksanakan penanganan ini membutuhkan kajian yang betul betul terencana.
Bahkan, Pemkot Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan menggandeng dari akademisi Institut Teknologi Surabaya (ITS) untuk membuat kajiannya.
Lanjut Shidiq, informasi akan dikerjakannya Jln Padat Karya, ia peroleh langsung dari Lurah Graha Indah pada Januari 2023 lalu.
Tentunya, kabar itu menjadi kabar gembira bagi warga RT 61 dan RT 67, mengingat penantian perbaikan turap menemui titik terang.
“Memang saat ini program paket pekerjaan yang di laksanakan terlebih dahulu yakni pengamanan aset milik pemerintah berupa peningkatan jalan dan pembuatan turap,” jelasnya.
“Semoga di tahun berikutnya bisa di anggarkan kembali untuk penangan bencana longsornya, khususnya pembuatan turap yang di depan sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Karena pada saat rapat koordinasi dengan warga yang di hadiri oleh dinas PU, Konsultan pengawas, kontraktor pelaksana, Lurah Graha Indah, Babinsa Graha Indah, ketua RT 61, ketua RT 67 dan saya sendiri, warga berharap agar pekerjaan ini focus terhadap penanganan longsornya terlebih dahulu,” terangnya.
“Tetapi setelah berdialog dan mendapatkan pemahaman dari pihak PU dan Konsultan pelaksanaan warga akhirnya menerima untuk tahap awal ini yang di kerjakan yaitu pengamanan aset jalan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” sambungnya.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Walikota Balikpapan, Camat Balikpapan Utara, Lurah Graha Indah, Ketua RT 61 dan Ketua RT 67 yang bersama sama berikhtiar agar Jln Padat Karya ini dapat segera di tangani,” pungkasnya.(*)





