Seputarkotaku.com, Balikpapan – Keluarga Besar Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) se-Kota Balikpapan menggelar silaturahmi bertempat di Blue Sky Hotel Balikpapan, Minggu (14/7/2024).
Silaturahmi tersebut bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dari masing-masing LKM di setiap Kelurahan.
“Ya..hari ini kita menggelar silaturahmi guna memperkuat LKM di masing-masing Kelurahan,” ucap Ketua LKM kota Balikpapan, Adi Suwito.
Adi Suwito menambahkan, silaturahmi ini juga menjadi kesempatan dalam mensosialisasikan Peraturan Walikota (Perwali) yang sedang dalam proses. Sehingga keberadaan LKM di Balikpapan memiliki payung hukum dan ruang lingkup kerjanya jelas.
Dikatakan Adi Suwito, sebelum adanya Perwali. LKM sudah di percaya dalam mengelola APBD kota Balikpapan untuk kegiatan padat karya.
“Tahun ini kita sudah menjalankan program yang bersinergi dengan pemerintah daerah, seperti pengerjaan fisik berupa perbaikan jalan,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi menuturkan menyambut baik silaturahmi yang digelar LKM kota Balikpapan.
Sutadi menuturkan LKM diharapkan dapat terus menjalankan perannya dalam penanggulangan kemiskinan di kelurahannya masing-masing.
Selain itu, LKM diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat penggerak dan penumbuh nilai-nilai kemanusiaan kemasyarakat, demokrasi dalam kehidupan nyata masyarakat setempat.
“Peran sentral LKM ini sangat penting dan sudah terbukti membantu pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan,” kata Sutadi.
Sutadi menambahkan, LKM ini nantinya akan diberikan payung hukum berupa Perwali. Dimana LKM ini nantinya bisa bergerak dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan Perwali. Bahkan kemungkinan LKM ini akan difasilitasi, apakah itu pendanaan atau yang lain-lainnya.
“Untuk saat ini Perwali tersebut tengah di bahas. Dan mungkin Perwali ini menjadi satu-satunya yang ada di Indonesia,” terangnya.
“LKM tidak bisa bekerja sendiri, mengingat LKM harus solid dan berkolaborasi dengan pemerintah. Oleh karena itu apabila terjadi miss komunikasi di lapangan sebaiknya dapat dibicarakan bersama-sama,” pungkas Sutadi.(*)





