KP BEI Kalimantan Timur Gelar Sekolah Pasar Modal dan Buka Bersama Wartawan di Balikpapan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Timur, bekerja sama dengan PT Mirae Aset Sekuritas, mengadakan Sekolah Pasar Modal (SPM) dan buka bersama dengan media dan wartawan kota Balikpapan (foto/eko)

Seputarkotaku.com, Balikpapan — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Timur, bekerja sama dengan PT Mirae Aset Sekuritas, mengadakan Sekolah Pasar Modal (SPM) dan buka bersama dengan media dan wartawan Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan di Balikpapan dan dihadiri oleh wartawan dari berbagai media cetak dan online.

Acara ini merupakan bagian dari program edukasi pasar modal yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh BEI Kalimantan Timur untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman mengenai investasi di pasar modal kepada masyarakat umum.

Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dalam rangka bulan Ramadan.

Kepala Kantor BEI Kalimantan Timur, Ferdinan Sihombing, berharap sinergi dan kolaborasi antara media di Kalimantan Timur akan terus meningkat, serta mendorong peran aktif seluruh pihak dalam mengembangkan pasar modal Indonesia dan menghindarkan masyarakat dari praktik investasi bodong.

Ferdinan menambahkan, jumlah investor domestik di pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sepanjang tahun 2025.

” Hingga Maret 2025, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat sebanyak 15.626.570 Single Investor Identification (SID), dengan 6.637.956 di antaranya adalah investor saham,” ujarnya melalui siaran pers tertulis Rabu (12/4/2025).

Ia menambahkan, untuk wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, jumlah investor pasar modal pada Januari 2025 mencapai 281.264 SID, dengan 120.234 SID merupakan investor saham. Di Balikpapan, jumlah investor pasar modal tercatat sebanyak 72.741 SID, dengan 36.327 SID merupakan investor saham.

Namun, meskipun jumlah investor terus meningkat, masih ada sebagian masyarakat yang terjerat investasi ilegal dan pinjaman ilegal. Oleh karena itu, edukasi terkait pengelolaan keuangan dan investasi yang tepat sangat diperlukan.

” Pasar modal, yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, menjadi salah satu alternatif investasi yang sah dan terjamin,” jelasnya.

Kegiatan gathering dan Sekolah Pasar Modal ini juga mencerminkan kerjasama yang baik antara Self Regulatory Organization (BEI), media di Balikpapan, dan PT Mirae Aset Sekuritas.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat dan media mengenai pasar modal, serta meningkatkan jumlah investor yang teredukasi dan cerdas, sekaligus membantu mencegah investasi bodong yang dapat merugikan banyak pihak,” pungkasnya.(*)

Pos terkait