Seputarkotaku.com, Balikpapan – Kepala SMK Kartika V-I Balikpapan, Harsono ST, MM mengapresiasi program Halte Sedekah dan bantuan Bea Siswa yang diberikan La Ode Nasir Center (LNC) kepada siswa yang kurang beruntung secara finansial, namun masih memiliki semangat untuk bersekolah.
“Ya..dengan adanya program halte sedekang dan Beasiswa ini sangat membantu. Bukan hanya meringankan beban biaya, tapi juga mengurangi beban pikiran sekolah. Karena kami tahu, ada anak-anak yang semangat belajarnya tinggi, namun terkendala ekonomi,” ujar Harsono, Senin (21/7/2025).
Ia menambahkan, kondisi ekonomi yang tidak merata di antara siswa menjadi tantangan tersendiri. Ada yang masih bertahan di sekolah, namun tidak sedikit juga yang akhirnya terpaksa putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan.
“Beasiswa seperti ini memberikan harapan baru. Anak-anak yang memang layak belajar, tapi belum beruntung, kini punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya,” lanjutnya.
Beasiswa yang diberikan LNC melalui Halte Sedekah ini berupa pembebasan SPP selama satu tahun. Harsono berharap, ke depan jumlah penerima beasiswa bisa bertambah, baik dari LNC maupun dari komunitas dan pihak lain yang peduli terhadap dunia pendidikan.

“Insyaallah akan ada evaluasi berkala. Kami akan lihat konsistensi dan semangat belajar para siswa penerima beasiswa. Kalau memang layak, tentu kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan berkembang,” ujarnya.
Senada disampaikan, Ketua Tim Halte Sedekah SMK Kartika V-I Balikpapan, Djainal Abdiansjah ST. Ia menyambut baik program halte sedekah dan pemberian bea siswa.
Menurutnya, halte sedakah ini dapat menumbuhkan rasa saling berbagi antara siswa yang satu dengan siswa lainnya.
Djainal mengungkapkan, halte sedekah ini akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat. Namun jika kedepannya banyak yang ingin terlibat dan berkontribusi di program halte sedekah ini, maka tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat.
Masih Djainal, berbagi tidak harus memili harta yang banyak, maupun uang yang cukup. Dengan sedikit kemampuan yang dimiliki untuk disisihkan, berbagi dengan sesama bisa dilakukan.
“Halte sedekah ini kita siapkan untuk murid-murid yang belum sempat sarapan dirumah dan untuk murid yang kurang mampu secara ekonominya,” ujarnya.
“Saya berharap dengan halte sedekah ini bisa mendidik anak murid untuk saling berbagi,” harapnya.(*)





