Seputarkotaku.com, Balikpapan – Pengurus Komando Inti (KOTI) Mahatidana Pemuda Pancasila Kota Balikpapan masa bakti 2025–2029 resmi dilantik, Sabtu (26/7/2025).
Peelantikan yang berlangsung di halaman BSCC Dome Balikpapan dilakukan langsung Ketua Komando Inti (KOTI) Mahatidana Pemuda Pancasila, H Syahril Taher disaksikan Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE dalam hal ini di wakili Kepala Kesbangpol Balikpapan, Sutadi dan sejumlah tamu undangan yang hadir.
Salah satu momen penting dalam pelantikan tersebut adalah penunjukan Jerico Noldi sebagai Komandan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Kota Balikpapan.
Diwawancarai awak media, H Syahril H Taher mengungkapkan alasan di balik pergantian posisi Komandan KOTI yang kini dipercayakan kepada Jerico Noldi.
Ia menilai, saatnya organisasi mengalami pembaruan dan revitalisasi di bawah kepemimpinan generasi muda yang lebih segar dan progresif.
“Kenapa kita ganti Komandan KOTI sekarang? Karena sudah saatnya kita percayakan bahwa Jerico Noldi akan membangun generasi yang lebih baik lagi. Organisasi masyarakat ini akan hidup di bawah kepemimpinannya,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa selama satu dekade terakhir, roda organisasi tidak berjalan optimal. Dengan pergantian kepemimpinan ini, Ia berharap KOTI Mahatidana kembali aktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kalau terus-menerus begini, 10 tahun organisasi tidak jalan. Sekarang kita berharap, dengan kepemimpinan Jerico ini, saya yakin dia bisa menjalankan organisasi ini,” katanya optimistis.

Salah satu instruksi yang diberikan kepada kepemimpinan baru adalah melakukan rekrutmen anggota secara konsisten. H Syahril menargetkan penambahan 30 anggota baru setiap bulan.
“Makanya saya bilang, setiap tiga bulan harus merekrut 30 orang. Kalau bisa satu bulan 30, dan terus begitu. Alhamdulillah, sekarang sudah tercatat ribuan anggota,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Syahril menekankan pentingnya latihan-latihan dan keterlibatan sosial agar KOTI Mahatidana semakin dekat dengan masyarakat.
“Latihan-latihan penting, tapi intinya bagaimana KOTI ini dekat dengan masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, dan benar-benar hadir di tengah warga,” jelasnya.
Terkait wilayah operasi, kegiatan dan bantuan akan difokuskan di tingkat kecamatan, namun tidak menutup kemungkinan menyasar kelurahan yang membutuhkan.
“Kalau kecamatan atau kelurahan mana yang bisa dibantu, ya kita bantu,” katanya.
Sementara itu, Jerico menyatakan bahwa KOTI Mahatidana merupakan pasukan inti yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan, etika, dan citra Pemuda Pancasila di mata masyarakat.
“Visi Misi saya memajukan KOTI Pemuda Pancasila Balikpapan menjadi yang lebih baik, bahkan yang terbaik se-Kalimantan Timur, tegasnya.
“Target kami sesuai PO organisasi dan anggaran dasar, bahwa lembaga KOTI Mahatidana ini menjaga marwah Pemuda Pancasila di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan terhadap sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian. Dalam kurun waktu empat tahun ke depan, KOTI akan menyelenggarakan berbagai pelatihan seperti pelatihan pengelasan dan keterampilan lainnya, bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) maupun Balai Latihan Kerja (BLK).
“Peningkatan SDM tentu menjadi bagian dari program kami ke depan,” jelas Jerico.
Terkait perekrutan, ia menegaskan bahwa proses tersebut tetap berjalan. Selain itu, pendataan pasukan juga rutin dilakukan setiap tahun untuk memastikan database anggota tetap akurat dan mutakhir.
Saat ditanya soal agenda khusus setelah pelatihan, Jerico menyebut tidak ada program tertentu yang dirancang secara spesifik. Namun, sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas), KOTI Mahatidana terus berpartisipasi dalam pembangunan Kota Balikpapan.
Mengenai instruksi khusus untuk menjaga marwah organisasi, Jerico menilai hal itu tidak perlu diperintahkan secara eksplisit. “Sebenarnya tidak perlu instruksi. KOTI Balikpapan sudah tahu tugasnya untuk menjaga marwah Pemuda Pancasila,” ucapnya.
Ia pun menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa saat ini KOTI Balikpapan menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan masa lalu.
“Masyarakat bisa menilai sendiri, KOTI Balikpapan sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.(*)





