Seputarkotaku.com, SAMARINDA — Menjelang rencana aksi besar pada 21 April, Laskar Merah Putih (LMP) Kalimantan Timur (Kaltim) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi isu yang berpotensi memicu konflik.
Ketua Markas Daerah (MADA) LMP Kaltim, Abdulloh, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika yang berkembang. Ia meminta seluruh kader LMP, mulai dari tingkat daerah hingga anak cabang, untuk bersikap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
“Di tengah situasi yang berkembang, kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terpancing provokasi,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Abdulloh memastikan, LMP Kaltim berkomitmen memperkuat sinergi bersama aparat TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
“LMP Kaltim bersama TNI-Polri terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan daerah secara menyeluruh,” tegasnya.
Ia menambahkan, menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan. Oleh karena itu, kader LMP diinstruksikan untuk turut aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kader-kader kami wajib ikut berperan menjaga ketertiban masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Selain itu, Abdulloh juga mengingatkan agar seluruh pihak mewaspadai potensi gangguan yang dapat menghambat pembangunan di Kalimantan Timur. Ia menilai stabilitas daerah menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengimbau agar tidak mudah terpengaruh isu yang mengarah pada tindakan anarkis. Persatuan harus tetap dijaga demi keutuhan bangsa,” ucapnya.
Menurutnya, peran aktif ormas sangat dibutuhkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, khususnya menjelang agenda besar yang melibatkan massa.
“Dengan kebersamaan dan kesadaran semua pihak, kami optimistis Kalimantan Timur tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas Abdulloh.(*)





