Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Lapas Kelas IIA Balikpapan memperkuat pengawasan internal dengan menggelar apel ikrar dan razia gabungan untuk memberantas peredaran handphone ilegal, narkoba, hingga praktik penipuan di dalam lapas, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh jajaran pegawai lapas serta aparat penegak hukum dari unsur TNI, POLRI, dan BNN Kota Balikpapan. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen memperkuat keamanan dan menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari berbagai pelanggaran.
Apel ikrar dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano. Dalam kegiatan tersebut, seluruh petugas menyatakan komitmen menjaga integritas serta meningkatkan pengawasan terhadap potensi pelanggaran di dalam lapas.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan pengawasan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan.
Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan razia di sejumlah kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disimpan di dalam blok hunian.
Selain razia, tes urine juga dilakukan terhadap pegawai maupun warga binaan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
Andri Lesmano menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
“Melalui kegiatan ini kami menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap peredaran handphone ilegal, narkoba maupun praktik penipuan di dalam lapas. Seluruh jajaran harus terus meningkatkan integritas, disiplin, serta pengawasan dalam pelaksanaan tugas,” tegas Andri.
Menurutnya, pengawasan yang ketat dan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel. Karena itu, sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus diperkuat guna mencegah berbagai potensi pelanggaran.
Ia berharap langkah tersebut mampu menciptakan lingkungan lapas yang lebih aman, tertib, dan bebas dari aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat.
“Komitmen ini akan terus kami jalankan agar Lapas Balikpapan benar-benar bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan demi menjaga keamanan serta kepercayaan publik,” tutup Andri.(*)





