Dilahap Si Jago Merah, 1 Rumah di Jalan Ahmad Yani Ludes Terbakar

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Kebakaran terjadi di sebuah rumah di RT 42, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, Selasa (18/8/2026) pagi.

Rumah yang diketahui milik Yuyun (75) tersebut terbakar cukup besar. Saat kejadian, api sudah membesar dan melahap bagian atas bangunan yang sebagian menggunakan material kayu.

Bacaan Lainnya

Saksi mata yang juga pengurus RT 42, Agus Priyono (45), mengatakan dirinya pertama kali mengetahui kebakaran setelah didatangi sejumlah anak-anak yang berteriak meminta bantuan.

“Saat kejadian saya sedang menyiapkan hadiah untuk acara lomba peringatan 17 Agustus. Kemudian ada anak-anak di belakang datang sambil berteriak memanggil Pak RT kalau ada kebakaran,” ujar Agus.

Ia kemudian langsung menuju lokasi dan melihat api sudah membesar. Menurutnya, titik api terlihat berasal dari bagian kamar rumah yang merupakan bangunan semi permanen.

Agus mengatakan, pemilik rumah, Yuyun, sebelumnya diketahui sedang sakit. Namun saat kebakaran terjadi, Yuyun ternyata sudah dalam kondisi sehat dan baru saja pulang dari pasar.

“Saya taunya Ibu Yuyun ini sakit, ternyata alhamdulillah sudah sembuh dan tadi baru pulang belanja dari pasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.38 Wita.

Petugas menghadapi kendala akses menuju lokasi karena kondisi jalan yang relatif sempit. Mengingat lokasi juga berada tidak jauh dari Rumah Sakit Restu Ibu, sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan dari beberapa arah untuk mempercepat penanganan.

“Lokasinya cukup sulit dijangkau karena jalannya sedikit kecil. Beberapa unit sudah kami arahkan dari utara, selatan, PB, dan barat. Kota dan Tengah yang juga terdekat sudah kami arahkan, dibantu Pammat Polda untuk pemadaman,” jelas Usman.

Ia menyebut bangunan yang terbakar terdiri dari bagian yang menggunakan konstruksi batu dan kayu. Bagian atas rumah yang mayoritas berbahan kayu mengalami kebakaran cukup parah.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

“Untuk rumah, separuh rumah batu, separuh terbuat dari kayu. Untuk atas terbakar semua. Proses pemadaman kurang lebih 30 menit sampai satu jam. Saat ini masih pendinginan karena bagian atas rumah yang terbakar dari kayu,” ungkapnya.

Usman menambahkan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat satu bangunan yang terdampak kebakaran. Namun, bangunan tersebut diketahui memiliki beberapa petak yang diduga digunakan sebagai tempat kos.

“Untuk bangunan sendiri saat ini satu, tapi informasi di dalam terpetak-petak ada beberapa semacam kos. Ini masih dalam pendataan kami,” ujarnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga proses pemadaman selesai, petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan terhadap dampak kebakaran,” tutup Usman. (*)

Pos terkait