Dishub Balikpapan Siapkan Penambahan Koridor Baru BCT, Jangkau Timur hingga Barat

Kadishub Kota Balikpapan, M Fadli Faturrahman

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Rencana penambahan koridor baru Balikpapan City Trans (BCT) mulai disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk memperluas layanan transportasi publik hingga ke Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Balikpapan, Fadli Faturrahman, mengatakan langkah ini didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan angkutan massal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Animo masyarakat menggunakan BCT ini sudah sangat tinggi. Karena itu Dirjen Perhubungan Darat mengusulkan penambahan unit,” ujar Fadli saat diwawancarai, Kamis (19/2/2026).

Saat ini, Pemkot Balikpapan mengelola dua koridor BCT yang merupakan keberlanjutan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Balikpapan dan Kementerian Perhubungan RI.

“MoU itu akan berakhir pada 1 Juli 2027 dan hanya berdampak untuk dua koridor yang berjalan saat ini,” jelasnya.

Fadli menbahkan, Dishub Balikpapan baru saja menerima bantuan lima unit bus tambahan menjelang Hari Ulang Tahun Kota Balikpapan.
Dengan penambahan tersebut, armada BCT kini meningkat dari 19 unit menjadi 24 unit.

“Dengan bertambahnya jumlah BCT ini, menjadi angin segar untuk menambah layanan rute melalui penambahan koridor nantinya,” kata Fadli.

Lanjit Fadli, koridor baru yang direncanakan akan mencakup wilayah Kecamatan Balikpapan Timur dan Kecamatan Balikpapan Barat, guna memastikan keterjangkauan layanan transportasi publik semakin luas.

“Kita ingin layanan ini bisa sampai ke Balikpapan Timur, termasuk Manggar dan Batakan,” ujarnya.

Selain penambahan koridor, Dishub juga menyiapkan perpanjangan rute di Balikpapan Utara hingga Kilometer 23, khususnya untuk mendukung mobilitas pelajar.

“Ini usulan dari forum OPD agar anak-anak sekolah bisa lebih mudah menjangkau transportasi sampai Kilometer 23,” ungkap Fadli.

Fadli menegaskan, program BCT merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih memilih transportasi publik dibanding kendaraan pribadi.

“Kalau ini bisa kita jalankan, insya Allah visi Wali Kota Balikpapan untuk menjadikan Balikpapan kota global yang nyaman menuju smart city dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.(*)

Pos terkait