Menteri LHK Terjun Langsung Bersihkan Pantai Balikpapan Bersama Puluhan Komunitas

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat membersihkan sampah di pantai Benua Patra Balikpapan (foto : Jamil)

Balikpapan, Seputarkotaku.com -Berbagai komunitas terlibat dalam aksi bersih-bersih pantai yang didukung oleh Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan pada Sabtu (10/6/2023).

Walaupun sempat terjadi hujan deras, aksi bersih-bersih pantai yang dilaksanakan secara bersamaan di 6 lokasi bibir pantai di Balikpapan ini diikuti sekitar 526 peserta dari 41 komunitas di Balikpapan.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi kali ini berhasil mengumpulkan sekitar 9,1 Ton sampah organik maupun non organik. Dari 9,1 ton sampah yang terkumpul sekitar 75% merupakan sampah organik.

“Aksi bersih-bersih pantai yang kita laksanakan pada hari ini merupakan salah satu aksi nyata kita dalam mendukung kebersihan lingkungan,” kata General Manager PT KPI Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho di lokasi kegiatan.

Arafat Bayu menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan semangat yang ditunjukkan para relawan yang mengikuti kegiatan tersebut walaupun dalam kondisi cuaca hujan.

“Hari ini memang cuaca hujan. Tapi tadi kita secara nyata melihat langsung bagaimana para peserta yang sebelumnya berniat ikut dalam aksi, membuktikan dalam bentuk aksi nyata di lapangan,” jelasnya.

Bayu menegaskan kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Dirinya berharap aksi kali ini dapat terus berlangsung secara konsisten.

“Hal lain yang perlu terus kita kembangkan adalah mengedukasi agar masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah di laut,” imbuhnya.

Aksi bersih-bersih pantai di Balikpapan ini merupakan bagian dari aksi bersih pantai yang dilaksanakan di sekitar 135 daerah di Indonesia.

Aksi yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, juga menyapa langsung perwakilan peserta di 10 daerah melalui media daring di pantai Banua Patra.

Siti Nurbaya mengatakan penanganan pengendalian sampah plastik masih menjadi isu yang wajib dijalankan seluruh negara di dunia dengan mengikat secara legal melalui penerapan regulasi.

“Pada dasarnya Indonesia relatif bisa mengikuti. Hari ini KLHK banyak aktivitas yang dilakukan. Memang puncak acaranya dilakukan di IKN,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan dalam dua pekan ini dunia internasional sedang membahas polusi sampah plastik dan pihak KLHK ikut serta di dalamnya. Dan semua negara wajib melakukan penanganan sampah plastik.

Siti Nurbaya juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di Indonesia relatif tidak tertinggal dibandingkan negara lain.

“Pada dasarnya Indonesia relatif bisa mengikuti. Hari ini KLHK puncak acara kita lakukan di IKN. Alasannya, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat melakukan pelembagaan IKN. Artinya kita sama-sama memahami apa itu IKN, apa nilainya, apa langkah-langkahnya dan bagaimana kita secara bersama-sama terlibat di situ,” jelasnya.(*)

Pos terkait