Seputarkotaku.com, AKARTA – Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Yogyakarta menjadi pengalaman tak biasa bagi duo Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan.
Selama 11 jam perjalanan, keduanya melakukan siaran langsung (live streaming) di TikTok tanpa terputus hingga akhirnya mencatatkan rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai livestream TikTok nonstop terlama di jalur mudik.
Program bertajuk #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik” itu mengajak para pengikut mereka ikut merasakan suasana mudik secara virtual.
Sepanjang perjalanan, Dave dan Iwet tetap berinteraksi dengan penonton melalui siaran langsung yang berlangsung stabil meski berada di jalur mudik dengan mobilitas tinggi.
Dalam siaran tersebut, keduanya menghadirkan berbagai obrolan ringan hingga refleksi Ramadan bersama sejumlah narasumber.
Beberapa di antaranya seperti dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Dr. Gian Pratama, serta Ustaz Alfie yang turut berbagi cerita dan pandangan mengenai perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik.
Dave Hendrik mengatakan pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa teknologi kini menjadi bagian penting dalam perjalanan mudik, terutama untuk tetap terhubung dengan banyak orang.
“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” ujar Dave.
Keberhasilan livestream selama perjalanan tersebut juga didukung oleh kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison yang telah dioptimalkan menghadapi lonjakan trafik selama musim mudik.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menjelaskan bahwa momentum mudik menjadi ujian nyata bagi kualitas jaringan telekomunikasi karena jutaan orang bergerak secara bersamaan.
“Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama, dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, berbagi momen, melakukan navigasi, serta menikmati perjalanan tanpa gangguan. Karena itu kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di sepanjang jalur mudik,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas layanan, Indosat telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta lebih dari 790 titik keramaian atau Point of Interest (POI) seperti gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata.
Seluruh jaringan tersebut dipantau selama 24 jam guna memastikan koneksi tetap stabil sepanjang periode mudik. Bahkan dalam pengukuran internal selama ekspedisi, kecepatan internet yang digunakan saat livestream rata-rata mencapai 90 Mbps.
“Bagi kami, menghadirkan konektivitas yang lebih baik bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan mereka,” pungkas Vikram.(*)





