Seputarkotaku.com, Balikpapan – Ketua DPD Partai NasDem Ir H Ahmad Basir memastikan tidak akan ada lagi “Kotak Kosong” dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan 2024 mendatang.
Pasalnya, dengan merapatnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Partai NasDem, maka secara otomatis partai NasDem dapat mengusung Calon Walikota Balikpapan di Pilkada 2024 mendatang.
“Dengan bersinergi dengan PKS, artinya kita sudah memiliki tiket untuk berlayar sendiri. Dimana NasDem 7 Kursi dan PKS 3 Kursi, sementara syaratnya minimal 9 Kursi,” ucap Ahmad Basir disela-sela kegiatan Halal Bihalal Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Balikpapan di Rumah Makan Torani, Selasa (23/4/2024).
Pria yang karib disapa AHB inipun menjelaskan, penandatanganan kesepakatan yang dilakukan partai NasDem bersama partai PKS merupakan tindaklanjut komunikasi yang sebelumnya sudah dilakukan antar kedua partai dalam menghadapi Pilkada 2024 mendatang.
Ahmad Basir menuturkan dalam menentukan calon yang akan di usung partai NasDem, pihaknya akan membuka forum diskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang nantinya akan menampung aspirasi warga kota Balikpapan.
Sehingga calon yang di usung partai NasDem sesuai dengan yang diinginkan warga kota Balikpapan, mengingat banyak tokoh-tokoh di Balikpapan yang layak untuk memimpin kota Balikpapan.

Tak hanya menjalin komunikasi dengan partai PKS saja, AHB mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Balikpapan. Bahkan komunikasi terus dilakukan dengan partai-partai lain.
“NasDem belum membuka pendaftaran, karena masih menunggu instruksi dari DPP NasDem, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD PKS Kota Balikpapan, H Sonhaji mengatakan merapatnya partai PKS dengan NasDem merupakan hasil komunikasi politik antar kedua partai yang telah dilakukan beberapa bulan terakhir.
Selain itu, bergabungnya partai PKS dengan partai NasDem diawali dengan koalisi kedua partai saat Pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin. Yang mana kedekatan antara PKS dan NasDem sudah sangat erat terjalin, maka komunikasi ini memudahkan kita untuk melangkah lebih baik lagi.
Sonhaji menambahkan, berkaca dari hasil Pileg 2024 kemarin, partai PKS tidak bisa mengusung calon Walikota sendiri, sehingga untuk menghadapi Pilkada 2024 mendatang diperlukan adanya koalisi bersama partai lain, salah satunya NasDem.(*)





