Silpa Rp 615 Miliar, Pemkot Balikpapan Fokus ke Penanganan Banjir, Air Bersih, dan Pengelolaan Sampah

Seputarkotaku.com, Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan memastikan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2024 yang mencapai Rp615 miliar bakal dimanfaatkan untuk mendanai program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan bahwa anggaran tersebut akan difokuskan untuk beberapa sektor penting, seperti penanggulangan banjir, peningkatan layanan air bersih, pembangunan sekolah, hingga pengelolaan sampah.

Bacaan Lainnya

“Silpa ini akan kita arahkan ke program-program prioritas. Mulai dari penanganan banjir, air bersih, sampai pengelolaan sampah. Itu jadi skala utama yang kami dorong,” ujar Bagus usai menghadiri rapat paripurna di Ballroom Gran Senyiur Hotel, Senin (14/4/2025).

Bagus menjelaskan, anggaran sisa tersebut bisa kembali dialokasikan untuk mendukung program di tahun berjalan atau digeser untuk masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, mengingat APBD 2025 saat ini sudah berjalan.

“Asal pengelolaannya transparan dan semua pihak tahu, termasuk dinas dan legislatif, pergeseran anggaran Silpa ini diperbolehkan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa besarnya Silpa tahun 2024 dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya keterlambatan proses alokasi anggaran. Waktu pelaksanaan yang hanya tersisa dua bulan di akhir tahun membuat beberapa program tidak bisa direalisasikan tepat waktu.

Selain itu, selisih dari hasil tender juga menjadi penyumbang munculnya Silpa. Dana sisa dari selisih tender tersebut tidak bisa serta-merta digunakan untuk kegiatan yang sama, melainkan akan dialokasikan ulang dalam program tahun anggaran berikutnya.

“Selisih tender memang kadang memengaruhi cash flow pemerintah kota. Tapi dana ini tetap bisa dipakai di tahun berikutnya,” kata Bagus.

Ia menegaskan, Pemkot berkomitmen memaksimalkan pemanfaatan Silpa demi menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian warga.

“Anggaran ini akan kami optimalkan untuk program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Pos terkait