Terpilih Aklamasi, Adam Dustin Bhakti Nakhodai BPC HIPMI Balikpapan Periode 2024-2027

Penyerahan Pataka HIPMI Balikpapan kepada pengurus HIMPI Balikpapan Periode 2024-2027 (foto/ist)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Tongkat estafet kepemimpinan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Balikpapan periode 2024-2027 akhirnya dilanjutkan Adam Dustin Bhakti menggantikan Ketua Umum BPC HIPMI Balikpapan sebelumnya Iwan Wahyudi.

Adam Dustin Bhakti terpilih secara aklamasi Musyawarah Cabang (Muscab), Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Minggu (21/7/2024).

Bacaan Lainnya

Terpilihnya Adam Dustin, setelah melalui proses pendaftaran dan verifikasi yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 13 Mei 2024 lalu. Dimana hasil pemilihan diumumkan pada tanggal 14 Mei 2024 yang di ikuti 98 peserta Muscab.

Dihadapan awak media, Adam Dustin menuturkan dikepemimpinannya kedepan terdapat Tiga Program yang dimilikinya.  Yang pertama merupakan Edukasi, dimana kedepan BPC HIPMI Balikpapan dapat meningkatkan wawasan tentang kewirausahaan dan bukan lagi hanya di tingkt Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ataupun ditingkat pengusaha yang baru berjuang.

Akan tetapi edukasi yang diberikan BPC HIPMI Kota Balikpapan akan sampai ke titik teman-teman SMA dan SMK.

Ketua Umum BPC HIPMI Balikpapan Terpilih, Adam Dustin Bhakti saat diwawancarai awak media

“Ya..rencana kami kedepannya yakni HIPMI Putih Abu-Abu,” ucap Adam.

Adam meyakini, untuk menuju Indonesia Emas ditahun 2045 mendatang, lulusan SMA dan SMK yang dapat bersaing, meningat waktu yang cukup singkag hanya 20 Tahun mendatang.

Sementarara, rasio pengusaha di Indonesia hanya 3.0, sedangkan untuk menuju Indonesia Emas, rasio pengusaha minimal 4.0. Sehingga masih ada yang harus di kejar kedepannya.

Kedua, memperbaiki relasi baik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim maupun Pemkot Balikpapan harus dilakukan. Karena HIPMI harus menjadi mitra strategis agar apa yang menjadi rencana besar HIPMI, baik itu gagasan, ide dapat di implementasikan.

Ketiga yaitu Aksi, sebagai pengusaha muda, tentunya HIPMI akan membantu memonitoring dan membuat langkah-langkah strategis kedepan agar pengusaha muda atau UMKM di Balikpapan memiliki daya saing tinggi. Mengingat kota Balikpapan menjadi gerbang IKN, tentu banyak pengusaha Nasional yang akan masuk ke Balikpapan.

“Kalau kita tidak punya Edukasi, Relasi yang baik dan Aksi nyata yang jelas, kita tidak akan bisa bersaing dengan mereka,” jelasnya.

Adam menyebut, tantangan pastinya akan selalu ada, bukan hanya adanya IKN saja, dan pengusaha selalu terbiasa dengan tantangan yang ada. Tapi bagaimana kita harus melihat itu sebagai peluang. Dan ia meyakini pengusaha lokal baik yang ada di Kaltim dan Balikpapan khususnya tidak kalah bersaing dengan pengusaha-pengusaha dari luar Kalimantan.

“Banyak pengusaha-pengusaha besar di Balikpapan yang tidak terekspose merupakan pengusaha-pengusaha Nasional,” pungkasnya.(*)

Pos terkait