Seputarkotaku.com, Balikpapan – Perbaikan insfrastruktur seperti Jalan, Drainase dan Siring menjadi usulan yang disampaikan warga atau jamaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) dalam “Dialog Warga” yang digelar anggota DPRD Kota Balikpapan Nelly Turuallo, Sabtu (12/8/2023).
Dialog warga yang baru pertama kali digelar dirinya ini ternyata disambut baik sejumlah warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan langsung kepada wakil rakyatnya.
Seperti yang disampaikan Naoldy, dirinya sangat berterima kasih atas realisasi perbaikan jalan yang telah dilakukan Nelly Turuallo, selain itu dirinya juga mempertanyakan terkait usulan pelebaran jalan yang belum terealisasi, meskipun sempat di tinjau oleh Dinas PU, namun hingga kini belum terealisasi.

Hal senada disampaikan Rudy Mandolang selaku pengurus GPIB Bukit Sion, dirinya berterima kasih atas realisasi perbaikan infrastruktur yang sudah dilakukan Nelly Turuallo.
“Sudah banyak kontribusi yang diberikan ibu Nelly Turuallo untuk perbaikan jalan disekitar Gereja, meskipun masih ada yang belum terealisasi, tapi kinerjanya sudah bisa dirasakan khususnya bagi jaamat gereja,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, politis Golkar ini pun berterima kasih atas antusias jamaat yang hadir dalam dialog warga yang pertama kali digelar dirinya.
Nelly menuturkan selama jalannya dialog warga, ternyata masih banyak yany belum memahami mekanisme pengajuan perbaikan insfrastruktur.
Ia menambahakan, banyak usulan warga yang baru masuk dalam minggu pertama, namun sudah ditanyakan kapan proses pengerjaannya. Padahal masih banyak mekanisme yang harus dilalui hingga akhirnya dapat direalisasikan.
Terlebih, dengan adanya sistem baru yakni Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Misalkan usulan yang sudah diajukan, setahun kemudian baru bisa dibahas. Itupun usulan yang sudah terverifikasi oleh sistem SIPD baru kemudian dibahas antara Banggar dan TAPD.
“Jadi tidak seperti yang masyarakat pikirkan, ketika diusulkan seminggu atau sebulan kemudian bisa dikerjakan, tidak seperti itu mekanismenya,” ungkap Nelly.
“Saya harapkan mekanisme itu clear, semoga kedepan masyarakat bisa paham, bahwa usulan yang disampaikan bukan hanya di dengar, melainkan diperjuangkan,” tandasnya.(*)





