Seputarkotaku.com, Balikpapan – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono menyambut baik usulan petugas Fardhu Kifayah yang menginginkan adanya insentif.
Dikatakan Budiono, kedepan pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan memang perlu memperhatikan petugas fardhu kifayah yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi salah satunya petugas memandikan jenazah.
Ia menuturkan, sebelum di realisasikan pemberian insentif bagi petugas memandikan jenazah, maka sebaiknya Pemkot harus terlebih dahulu memiliki data, apakah berbasis RT, berbasis Masjid/Mushola atau berbasis Lingkungan.
Karena menurut Budiono, tidak semua orang memiliki jiwa sosial dan keahlian menjadi fardhu kifayah.
“Ya..kita harus punya data terlebih dahulu, kedepan biar kita bisa menyiapkan berapa anggarannya,” kata Budiono saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (22/11/2023).
Budiono menuturkan, selama ini sudah ada program dari Pemkot Balikpapan untuk memberikan pelatihan fardhu kifayah melalui Kelurahan.
Namun tidak semua yang sudah dilatih mau dan menjalani tugas sebagai memandikan jenazah, karena itu memang menjadi tantangan bagi pribadi masing-masing.
“Jadi tidak semua orang bisa, karena harus memiliki keberanian,” ucapnya.
“Kalau saya sangat mendukung, tapi seperti yang saya bilang tadi, kita harus memiliki datanya dulu, baru kemudian dianggarkan,” tutup Budiono.(*)





