Seputarkotaku.com, Balikpapan – Guna menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan mengenalkan sifat-sifat teladan Rasulullah SAW kepada anak-anak.
Yayasan La Ode Nasir Center (LNC) Balikpapan menggelar Launching Majelis Ta’lim Anak “Aku Cinta Nabi” di Masjid Wahdatuth Tholab, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Minggu (21/9/2025).
Program yang digagas Yayasan La Ode Nasir Center (LNC) Balikpapan ini dihadiri Ketua Halte Sedekah Hj. Iim Rahman, S.Pd., sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ketua LNC Balikpapan, H. La Ode Nasir, para guru TPA, serta sejumlah tamu undangan.
Program ini menjadi wujud nyata dukungan masyarakat terhadap visi pemerintah menuju Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang.
Diwawancarai media ini, Hj Iim mengungkapkan, tujuan digagasnya program majelis talim anak “Aku Cinta Nabi” ini, dikarenakan bahwa anak-anak butuh sosok yang dapat menjadi teladan, baik di dalam keluarga maupun dilingkungannya.
Namun yang harus menjadi teladan utama bagi anak-anak saat ini yaitu Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, Hj Iim menginkan dari program ini anak-anak dapat mengenal dan mengetahui siapa nabi-nya, ketika mengetahui siapa nabinya, kita berharap anak-anak ini dapat mencintai nabi-nya. Kalau anak-anak sudah mencintai nabinya, insya allah anak-anak akan mencontoh dan meneladani nabi-nya.
“Langkah sekecil apa pun harus bisa berdampak besar bagi perkembangan perilaku anak. Kita ingin anak-anak memiliki sosok teladan, dan teladan terbaik tentu saja Nabi Muhammad SAW,” ujar Hj. Iim.
Menurutnya, tujuan dari Majelis Ta’lim Anak ini adalah agar anak-anak mengenal, mencintai, dan meneladani Nabi Muhammad SAW.
“Jika anak-anak sudah mengenal dan mencintai nabinya, insyaAllah mereka akan meneladani akhlak beliau. Inilah yang kita butuhkan untuk menyiapkan generasi berakhlak, bukan hanya cerdas, tetapi juga beradab, menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Hj Iim menambahkan, program Majelis Ta’lim Anak “Aku Cinta Nabi” akan digelar rutin setiap dua minggu sekali di masjid. Harapannya, selain memperkuat karakter anak, kegiatan ini juga dapat menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat pendidikan umat.
Sementara itu, Ardianto selaku perwakilan dari DP3AKB Kota Balikpapan, menyambut baik program ini. Menurutnya kegiatan ini bisa menjadi wadah pembentukan karakter anak selain di sekolah.
“Kegiatan ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan pembentukan karakter anak di luar sekolah. Ini sangat positif,” pungkasnya. (*)





