Misteri Ketua RT Tewas di Kolong Rumah Warga, Pelaku Wanita Akhirnya Ditangkap

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Teka-teki meninggalnya Ketua RT 02, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat berinisial RH (47) akhirnya mulai menemukan titik terang.

Unit Reskrim Polsek Balikpapan Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan yang sempat menggegerkan warga setelah jasad korban ditemukan di bawah kolong pemukiman warga.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman melalui Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Barat, Ipda Hendik Winarto membenarkan bahwa penyelidikan kini telah ditingkatkan menjadi penyidikan berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik.

“Hasil Labfor menunjukkan adanya indikasi korban meninggal akibat mati lemas serta ditemukannya kelembaban unsur air di dalam paru-paru korban,” terangny.

Hendik Wianarto mengungkapan kasus ini berawal dari laporang warga yang kehilangan anggota keluarganya.

Dari rangkaian penyelidikan itulah, akhirnya petugas kepolisian mengamankan seorang perempuan berinisial SM (43) yang diduga kuat terlibat dalam kematian korban.

“Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan/atau 359 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara,” jelasnya.

Hendik Winarto menuturkan, kasus ini bermula pada Sabtu, 22 November 2025 lalu, sekitar pukul 19.00 Wita, ketika korban pamit dari rumah menuju Masjid Al-Ula.

Usai salat, sekitar pukul 21.00 WITA, korban terlihat keluar dari pintu belakang masjid menuju arah Gang Jembatan Empat.

Tiga hari kemudian, Selasa,(25/11/2025, tepat pukul 24.00 WITA, warga menemukan jasad korban dalam kondisi meninggal dunia di bawah kolong rumah warga RT 50 Baru Ulu.

Temuan itu sontak memicu penyelidikan mendalam oleh Unit Jatanras Polsek Balikpapan Barat.

Masih Hendik Winarto, dari pemeriksaan terhadap terduga pelaku SM, polisi akhirnya menemukan titik terang. Pelaku mengakui bahwa korban datang ke rumahnya pada malam kejadian sekitar pukul 21.30 WITA.

Menurut keterangan SM, korban sempat mencium wajahnya sebelum tiba-tiba meregang dan lemas. Korban kemudian tergeletak dan tidak memberikan respons apa pun saat diperiksa.

Merasa panik, pelaku kemudian membuang tubuh korban melalui jendela rumahnya sekitar pukul 23.00 WITA, bertepatan dengan kondisi air laut yang sedang pasang.

“Pelaku mengaku takut aksinya diketahui warga, sehingga memilih membuang korban ke bawah kolong rumah warga,” ungkapnya.

“Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain, hasil autopsi dari RSUD Kanujoso Djatiwibowo, rekaman CCTV pendukung, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga, warga sekitar, serta Unit Jatanras Polsek Balikpapan Barat,” pungkasnya.(*)

Pos terkait