Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar, Abdulloh, S.Sos., M.E., menyerap aspirasi warga Kota Balikpapan dalam kegiatan reses yang digelar di Puan Kopi Plus, Jalan Asnawi Arbain, Kamis (29/1/2026).
Salah satu keluhan utama warga adalah kemacetan lalu lintas di kawasan Perumahan Kartini Resident.
Kemacetan tersebut diduga disebabkan aktivitas antar jemput dan parkir kendaraan orang tua murid salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang berada di sekitar perumahan.
“Reses ini kami laksanakan untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait aktivitas sekolah yang berdampak pada kemacetan di lingkungan perumahan,” ujar Abdulloh.
Ia menegaskan, setiap aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait, baik pemerintah daerah, pengelola perumahan, maupun pihak sekolah.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Fauzi Adi Firmansyah, perwakilan pengelola Perumahan Kartini Resident, Ketua RT 38 Kelurahan Gunung Bahagia, serta warga setempat.
Ketua RT 38 Perumahan Kartini Resident, Saprin, mengatakan kemacetan di jalan lingkungan perumahan telah mengganggu aktivitas warga.
“Kami mengeluhkan jalan perumahan yang kerap digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan antar jemput siswa, sehingga menghambat mobilitas warga,” kata Saprin.
Ia berharap pihak sekolah dapat menyediakan fasilitas pendukung, seperti area parkir atau drop zone, agar aktivitas antar jemput tidak lagi mengganggu lingkungan perumahan.
Sementara itu, perwakilan pengembang Perumahan Kartini Resident, Dede, mengaku baru menerima laporan resmi terkait persoalan tersebut dan siap berkoordinasi untuk mencari solusi.
Abdulloh menegaskan bahwa hasil reses ini akan menjadi bahan pembahasan lanjutan guna mendorong terciptanya lingkungan hunian yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.(*)





