Najib Sentil Pemkot, Jangan Biarkan Banjir dan Air Bersih Jadi Masalah Abadi

Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib (foto/ariel)

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib mengingatkan bahwa usia kota yang semakin matang harus dibarengi dengan penyelesaian persoalan mendasar yang masih menjadi keluhan warga, terutama banjir dan layanan air bersih.

Najib, yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan, menilai peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi pemerintah untuk mempercepat kerja nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satu persoalan yang disorotnya adalah banjir, yang hingga kini masih menjadi ancaman rutin setiap kali hujan deras mengguyur kota.

“Di usia 129 tahun ini, kita berharap persoalan klasik seperti banjir tidak lagi terus menjadi cerita berulang. Masyarakat membutuhkan solusi konkret, bukan sekadar janji,” tegas Najib usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Balikpapan, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari pembenahan drainase, pengendalian tata ruang, hingga optimalisasi program pengendalian banjir terpadu.

Selain banjir, Najib juga menyoroti persoalan air bersih yang masih menjadi jeritan warga di sejumlah wilayah Balikpapan.

Ia menyebut masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan pemasangan instalasi Sambungan Rumah (SR) PDAM, padahal air bersih merupakan kebutuhan dasar.

“Masalah air bersih ini sudah lama dikeluhkan warga. Seharusnya di usia Kota Balikpapan yang ke-129, pelayanan dasar seperti ini bisa lebih cepat, merata, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Najib mendorong Pemkot Balikpapan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan PDAM, termasuk percepatan pemasangan sambungan baru serta peningkatan kapasitas distribusi air bersih.

Ia berharap, bertambahnya usia kota dapat menjadi pemacu pemerintah untuk semakin responsif, inovatif, dan progresif dalam menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Momentum HUT ke-129 ini harus menjadi penguat komitmen untuk menjadikan Balikpapan kota yang nyaman, layak huni, dan berkeadilan bagi seluruh warganya,” tambahnya.

Di sisi lain, dalam rangka hari jadi kota, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Balikpapan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota atas pelaksanaan visi dan misi pembangunan yang tertuang dalam RPJMD.

Salah satu program yang mendapat perhatian positif adalah BPJS Kesehatan Gratis, yang hingga kini masih berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Program tersebut diketahui lahir pada masa kepemimpinan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud bersama almarhum Thohari Azis sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan.

Menutup pernyataannya, Najib mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk terus bersinergi demi kemajuan Balikpapan.

“Balikpapan harus terus maju, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Pos terkait