Lapas Balikpapan Perketat Pengawasan, Tes Urine dan Razia Digelar Serentak

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan memperketat pengawasan internal dengan menggelar tes urine massal dan razia gabungan di kamar hunian warga binaan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Gedung Teknis tersebut diikuti seluruh petugas, mulai dari pejabat struktural, anggota pengamanan hingga staf. Tes urine dilakukan secara bergilir dengan pengawasan ketat untuk memastikan hasil yang transparan dan akurat.

Tak hanya internal Lapas, kegiatan ini juga melibatkan aparat penegak hukum dari TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam upaya memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Tes urine ini menjadi langkah konkret untuk memastikan seluruh petugas dan warga binaan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Ini juga bagian dari komitmen kami menjaga integritas,” ujar Kepala Lapas Balikpapan, Edy Susetyo,Selasa (7/4/2026).

Selain tes urine, petugas gabungan juga melakukan razia menyeluruh di kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan difokuskan pada pencarian barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam, narkoba, serta benda lain yang dilarang berada di dalam lapas.

Razia dilakukan secara sistematis dan humanis, dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan serta ketertiban. Petugas menyisir setiap sudut kamar hunian untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang ilegal.

Edy menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif sekaligus responsif dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dan aman.

“Kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, tapi bentuk keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan Lapas Balikpapan benar-benar bebas dari narkoba,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, momentum Hari Bakti Pemasyarakatan menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan terhadap warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa Lapas Balikpapan berkomitmen menjadi kawasan bebas narkoba dan terus memperkuat pembinaan yang lebih baik ke depan,” pungkas Edy.

Pos terkait