Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Anggota DPRD dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Muhammad Najib, mendorong keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan halte bus untuk mendukung layanan Balikpapan City Transportasi (BCT).
Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna transportasi umum di Kota Balikpapan. Hal tersebut disampaikan Najib kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, kebutuhan halte di sejumlah titik, khususnya kawasan padat penduduk seperti Balikpapan Utara, masih cukup tinggi.
Menurutnya, penguatan sarana dan prasarana transportasi massal menjadi salah satu kunci dalam mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum. Salah satu upaya konkret yang bisa dilakukan adalah dengan menambah jumlah halte bus di lokasi strategis.
“Penambahan halte ini penting, terutama di wilayah dengan tingkat mobilitas warga yang tinggi seperti Balikpapan Utara. Dengan fasilitas yang memadai, masyarakat akan lebih nyaman menggunakan transportasi umum,” ujarnya.
Najib mengungkapkan, saat ini sudah ada sejumlah pihak swasta, khususnya dari sektor perbankan, yang mulai berpartisipasi dalam pembangunan halte. Ia pun mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam pengembangan transportasi publik.

“Beberapa halte di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sudah dibangun oleh pihak perbankan, salah satunya oleh Bank Indonesia Balikpapan. Ini patut diapresiasi karena memberikan kenyamanan bagi penumpang BCT,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Lebih lanjut, Najib mendorong Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk lebih aktif menggandeng pihak swasta dalam pembangunan fasilitas pendukung transportasi, termasuk menargetkan pembangunan tambahan halte di beberapa titik.
“Dishub bisa mengajak lebih banyak pihak swasta untuk ikut membangun halte. Setidaknya ada empat titik yang bisa segera direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Ia menilai, keberadaan halte yang memadai tidak hanya menunjang kenyamanan penumpang, tetapi juga membantu kelancaran operasional bus serta transportasi lainnya. Dengan meningkatnya jumlah pengguna transportasi umum, kebutuhan fasilitas pendukung pun harus diimbangi secara optimal.
“Ini bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Balikpapan. Harapannya, masyarakat semakin tertarik menggunakan BCT,” tutup Najib.(*)





