Komisi III DPRD Balikpapan Tinjau Waduk Manggar, Soroti Kondisi Lingkungan dan Pasokan Air Bersih

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Komisi III DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan (kunlap) ke Waduk Manggar di Kilometer 12, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Senin (20/4/2026).

Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi III, H. Yusri, didampingi Wakil Ketua Komisi Halili Adi Negara serta sejumlah anggota, dan turut dihadiri Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudi Saharuddin.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi waduk yang menjadi salah satu sumber utama penyediaan air bersih bagi masyarakat Balikpapan. Dalam kesempatan itu, rombongan DPRD juga berdialog dengan pihak PTMB terkait pengelolaan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

“Hari ini kami dari Komisi III melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi Waduk Manggar. Alhamdulillah kami diterima oleh Direktur PTMB beserta jajaran,” ujar Yusri kepada wartawan di lokasi.

Ia menjelaskan, Waduk Manggar memiliki luas sekitar 420 hektare dengan kapasitas tampung air mencapai 16 hingga 17 juta meter kubik. Dengan kapasitas tersebut, waduk ini diharapkan terus mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Balikpapan.

“Waduk ini sangat vital bagi masyarakat. Harapan kami tentu keberadaannya tetap dijaga dan dipertahankan oleh PTMB agar terus memberikan manfaat,” jelasnya.

Selain menyoroti fungsi utama waduk sebagai sumber air baku, Komisi III juga memberi perhatian pada aspek lingkungan di sekitar kawasan waduk. Salah satu yang menjadi sorotan adalah munculnya tanaman air seperti kayapu yang terlihat cukup banyak di permukaan saat debit air menurun.

“Dari penjelasan pihak PTMB, kondisi ini dipengaruhi faktor alam. Saat air surut, tanaman seperti kayapu muncul ke permukaan. Namun saat air naik, tanaman ini akan tenggelam atau bergeser ke pinggiran,” ungkap Yusri.

Meski demikian, pihaknya berharap penanganan terhadap tanaman tersebut tetap dilakukan agar tidak mengganggu kualitas air maupun estetika waduk.

“Kami mendorong agar ke depan kondisi ini bisa dibersihkan dan ditata lebih baik. Ini penting agar waduk tetap terjaga kebersihannya,” tegasnya.

Yusri juga menilai, kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja PTMB dalam penyediaan air bersih di Balikpapan.

“Kunjungan ini menjadi barometer bagi kami untuk memastikan PTMB telah bekerja dengan baik dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun terdapat faktor alam yang tidak bisa dihindari, pihaknya berharap pengelolaan waduk tetap dilakukan secara optimal.

“Kita tidak bisa melawan faktor alam, tapi kita berharap kondisi ini bisa terus dikelola dengan baik sehingga waduk tetap bersih dan berfungsi maksimal untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

Pos terkait