Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Menyikapi dugaan kasus kekerasan seksual yang tengah menjadi perhatian publik, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi khusus, Senin (27/4/2026) kemarin.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, sekaligus menjaga proses penanganan tetap objektif dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Kepala Bidang Hukum KONI Balikpapan, Seven Jhon, mengatakan tim investigasi tersebut akan bekerja secara profesional untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan.
“KONI Balikpapan membentuk tim investigasi untuk mencari kebenaran atas dugaan-dugaan yang beberapa hari ini menyeruak di permukaan,” ujarnya.
Tim ini terdiri dari praktisi hukum internal KONI, yakni Seven Jhon selaku ketua, bersama Oky M. Alfiansyah, Imam Mutaji, dan Rohmanianto. Mereka diberikan waktu maksimal 12 hari kerja untuk menuntaskan proses investigasi.
“Kami diberikan waktu maksimal 12 hari kerja, dan kami berharap sebelum batas waktu tersebut hasilnya sudah dapat diselesaikan,” tambahnya.
Hasil investigasi nantinya akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi resmi yang akan dibahas dan disahkan melalui rapat pleno pengurus KONI Balikpapan.
Seven menegaskan, tim akan bekerja secara independen dan objektif tanpa intervensi pihak manapun.
“Kami akan melakukan investigasi dan memberikan rekomendasi yang seadil-adilnya, tanpa dikurangi maupun dilebihkan,” tutupnya.(*)





