Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Pembangunan Puskesmas Muara Rapak di Balikpapan Utara yang tertunda pada tahun anggaran 2026 ini mendapat perhatian.
Selain berdampak pada layanan kesehatan, percepatan proyek tersebut juga merupakan aspirasi yang kerap disampaikan warga kepada Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, H Ryan Indra Saputra.
Ryan karib disapa menegaskan, kebutuhan akan fasilitas kesehatan di kawasan Muara Rapak terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Karena itu, pembangunan puskesmas dinilai mendesak untuk segera direalisasikan.
Penundaan proyek terjadi akibat pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan. Kondisi ini membuat kelanjutan pembangunan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, meski bangunan lama puskesmas sudah lebih dulu dibongkar sebagai bagian dari rencana rekonstruksi.
“Rencana pembangunannya itu mulai di tahun 2024, kemudian di tahun 2025 dilakukan pembongkaran. Karena di tahun ini ada pemangkasan anggaran akhirnya tidak jadi di bangun tahun ini,” jelas Ryan saat diwawancarai awak media ini, Selasa (28/4/2026).
Ia mengungkapkan, keluhan terkait lambannya pembangunan Puskesmas Muara Rapak sering disampaikan langsung oleh masyarakat kepadanya.
Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi dorongan kuat bagi DPRD untuk terus mengawal percepatan proyek tersebut.
“Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi kebutuhan dasar masyarakat. Aspirasi ini sering kami terima dari warga, sehingga harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Menurut Ryan, Pemkot Balikpapan perlu segera mengambil langkah strategis agar pembangunan bisa kembali dilanjutkan. Opsi yang dapat ditempuh antara lain melalui penganggaran ulang pada APBD Perubahan, pergeseran anggaran, hingga membuka peluang skema pembiayaan alternatif.
“Pelayanan kesehatan adalah prioritas. Kami di Komisi IV akan terus mendorong agar proyek ini segera berjalan kembali, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” katanya.
Selain percepatan pembangunan, ia juga menekankan pentingnya menjaga layanan kesehatan tetap optimal selama proses pembangunan belum rampung.
Pemanfaatan fasilitas sementara maupun penguatan layanan di puskesmas terdekat harus dimaksimalkan.
“Saya beraharap puskesmas Muara Rapak bisa segera di bangun, karena puskesmas yang ada saat ini kondisinya tidak memadai, bahkan kendaraan warga yang datang untuk berobat sering sampai ke jalan,” pungkasnya. (*)





