Rahmad Mas’ud Terbitkan SE, Dorong Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

Rahmad Mas’ud Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mulai disiapkan di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pendataan ekonomi berskala nasional tersebut.

Melalui Surat Edaran Nomor 500.14/966/E/SETDA itu menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya,” ujar Rahmad, Rabu (29/4/2026).

Sensus ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999, serta merupakan tindak lanjut dari permohonan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan.

Rahmad menegaskan, SE2026 merupakan agenda prioritas nasional yang mencakup pendataan seluruh sektor usaha, sehingga membutuhkan dukungan semua pihak.

“Data yang dikumpulkan nanti akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah, asosiasi usaha, hingga masyarakat luas untuk turut menyosialisasikan kegiatan tersebut melalui berbagai kanal informasi.

“Sosialisasi bisa dilakukan melalui media sosial resmi, forum warga, hingga media publikasi lainnya agar informasi ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pemkot Balikpapan juga mendorong pelaksanaan kegiatan Ngisi Bareng (NgiBar) sebagai upaya mempercepat pendataan bersama para pelaku usaha.

Peran Ketua RT pun dinilai strategis dalam menyukseskan sensus ini. Rahmad meminta para ketua RT aktif menyampaikan informasi kepada warga melalui grup komunikasi seperti WhatsApp.

“Peran RT sangat penting untuk membantu menyebarkan informasi dan memastikan warga mengetahui serta ikut berpartisipasi,” tegasnya.

Bagi pelaku usaha yang menerima tautan kuesioner dari BPS, diminta untuk mengisi secara mandiri. Sementara bagi yang belum menerima, diimbau untuk menerima petugas sensus yang datang langsung.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan akurat dan bisa menjadi dasar kebijakan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Di akhir, Rahmad berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas.

“Kami berharap semua pihak dapat berkontribusi, sehingga sensus ini berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi pembangunan ekonomi,” tutupnya.(*)

Pos terkait