Warga Usulkan Drainase, Bak Sampah hingga Semenisasi Lapangan di Reses Suriani

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Anggota DPRD Kota Balikpapan, Suriani, menggelar kegiatan reses di Jalan Cakalang, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Selatan, Jumat (1/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi warga disampaikan, mulai dari persoalan drainase, pengelolaan sampah, hingga dukungan bagi pelaku UMKM.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri perwakilan kecamatan dan kelurahan, serta warga dari RT 07, 25, dan 51 di wilayah Manggar Baru.

Dalam sambutannya, Suriani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada aspirasi yang belum terealisasi. Ia menjelaskan, keterbatasan tersebut tidak lepas dari adanya efisiensi anggaran yang berdampak pada program pembangunan, khususnya di Balikpapan Timur.

“Saya mohon maaf jika masih ada usulan yang belum terealisasi. Saat ini ada efisiensi anggaran, sehingga beberapa program masih terbatas,” ujarnya.

Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar rencana pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur dapat segera terealisasi.

“Mohon doa dan dukungannya, semoga pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur bisa segera terwujud, sehingga warga tidak perlu jauh berobat,” katanya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan di lingkungan mereka. Nafisah, warga RT 07, mengusulkan perbaikan drainase yang dinilai sudah tertutup sedimen dan tidak berfungsi maksimal. Ia juga mengusulkan penyediaan bak sampah di lingkungannya.

Sementara itu, Musdalifah dari RT 25 mengusulkan agar bak sampah disediakan di setiap gang untuk memudahkan pengelolaan sampah warga.

Aspirasi lain datang dari Ketua RT 28 yang meminta semenisasi lapangan agar lebih rapi dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Selain itu, Yusriati mengeluhkan tidak adanya drainase di lingkungannya, sehingga kerap terjadi banjir saat hujan turun.

Warga juga menanyakan kemudahan pengurusan sertifikat halal bagi pelaku UMKM.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Suriani menjelaskan bahwa seluruh aspirasi akan ditampung dan diajukan melalui mekanisme yang berlaku.

“Semua usulan akan saya masukkan dalam aspirasi. Tapi prosesnya tidak bisa langsung terealisasi dalam waktu singkat, harus diinput melalui SIPD dan menunggu persetujuan dari tim anggaran,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa untuk pembangunan drainase, status lahan harus jelas dan merupakan fasilitas umum atau telah diserahkan secara resmi oleh pemilik lahan.

“Kalau untuk drainase, lahannya harus fasum. Kalau milik warga, harus ada bukti hibah atau penyerahannya,” tegasnya.

Terkait pengadaan bak sampah, Suriani menyebut akan mengupayakan bantuan, meski tetap mempertimbangkan kebutuhan di lapangan.

“Nanti akan kita upayakan bantuan bak sampah,” ujarnya.

Sementara untuk pengurusan sertifikat halal, ia menjelaskan warga perlu melalui beberapa tahapan, termasuk pengecekan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Pengurusan sertifikat halal harus melalui proses, termasuk memastikan kebersihan tempat produksi,” katanya.

Untuk usulan semenisasi lapangan, Suriani memastikan akan mengoordinasikan hal tersebut dengan Dinas Pekerjaan Umum, mengingat lokasi tersebut merupakan fasilitas umum.

Ia pun meminta warga bersabar karena seluruh usulan harus melalui proses administrasi yang telah ditetapkan. Termasuk usulan mana saja yang masuk dalam skala prioritas.

“Sabar dulu, kita ajukan dan masukkan ke sistem. Insyaallah akan kita kawal,” tutupnya.(*)

Pos terkait