Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Anggota DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, SE, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 dengan menyerap langsung berbagai aspirasi warga di wilayah Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan kecamatan, kelurahan, hingga dinas terkait.
Dalam sambutannya, Japar menegaskan pentingnya reses sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pembangunan kota. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi demi kemajuan Balikpapan.
“Reses ini menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kami di DPRD bersama pemerintah kota harus berjalan beriringan membangun Balikpapan agar semakin baik,” ujar Japar.
Ia juga menyoroti ketidakhadiran perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran OPD sangat penting untuk menjawab langsung keluhan warga.
“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak PU. Ini forum resmi, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendengar langsung persoalan masyarakat,” tegasnya.
Seperti yang disampaikan perwakilan Camat Balikpapan Utara, Kamsani, masyarakat diharapkan memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan aspirasi secara maksimal. Ia juga mengingatkan bahwa warga tetap bisa menyampaikan usulan melalui kelurahan.
“Selain melalui reses, masyarakat juga dipersilakan menyampaikan aspirasi langsung ke kelurahan agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah usulan warga, khususnya terkait penerangan jalan umum (PJU), sudah diajukan ke dinas terkait.
“Seperti yang kami sampaikan, saat ini kelurahan tidak memiliki anggaran pemeliharaan PJU. Namun kami sudah mengajukan permohonan ke Dinas Perhubungan untuk penanganannya,” jelas Awan.
Dari pihak Dinas Perhubungan, Alberto yang hadir bersama Fajar menyebutkan bahwa salah satu tugas utama Dishub adalah menangani PJU dan perlengkapan keselamatan jalan.
“Seperti yang kami sampaikan, tupoksi kami salah satunya adalah PJU dan fasilitas keselamatan jalan. Kami siap menerima semua keluhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Balikpapan, Nasrul Hamdi, menegaskan komitmen partainya dalam memperjuangkan aspirasi warga.
“PKS berkomitmen untuk terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui wakil-wakilnya di DPRD,” katanya.
Dalam sesi tanya jawab, berbagai persoalan mengemuka. Seperti yang disampaikan Eko, ia mengeluhkan kondisi Jalan Telindung Dalam yang kerap tergenang meski hujan singkat.
“Air cepat sekali menggenang, padahal hujannya sebentar. Kami juga sudah mengajukan peninggian jalan di Jalan Fatah, tapi belum ada realisasi,” ungkapnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya terkait jalan kayu yang membahayakan pengendara serta lampu PJU yang rusak. Umi, misalnya, menyoroti belum terealisasinya pembangunan drainase di lingkungannya.
“Permintaan drainase sudah lama diajukan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Japar mengakui persoalan banjir di kawasan Telindung memang menjadi perhatian serius.
“Seperti yang saya sampaikan, banjir di Telindung terjadi karena wilayah ini menjadi pertemuan aliran dari dua kawasan perbukitan. Ini harus kita carikan solusi bersama,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap persoalan penerangan jalan.
“Masyarakat tidak ingin tahu soal regulasi, yang mereka butuhkan adalah solusi. Kalau lampu jalan mati, harus segera ditangani,” tegas Japar.
Ia meminta perwakilan Dishub yang hadir untuk tidak hanya menerima laporan, tetapi juga aktif mengawal tindak lanjut di lapangan.
“Usulan dari reses ini harus dikawal langsung. Jangan hanya diarahkan ke layanan pengaduan, tapi pastikan ada tindak lanjut nyata,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Japar memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan program pembangunan ke depan.
“Kami tidak ingin aspirasi ini berhenti di forum reses saja. Semua akan kami kawal agar bisa direalisasikan demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.(*)





