Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Cabang olahraga (Cabor) Savate resmi menambah daftar cabang olahraga yang bernaung di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan.
Kehadiran olahraga bela diri asal Prancis tersebut diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus melahirkan prestasi baru bagi Kota Balikpapan di tingkat provinsi maupun nasional.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengurus Savate Kota Balikpapan yang digelar di kantor KONI Balikpapan, Sabtu (13/6/2026).
Ketua Federasi Savate Indonesia (FSI) Kota Balikpapan, H Ryan Indra Saputra didampingi Wakilnya, H Haris Anto serta Bendahara, H Zaldy Ruslan mengatakan, Savate merupakan olahraga bela diri modern asal Prancis yang menggabungkan teknik pukulan dan tendangan.
Olahraga yang juga dikenal dengan sebutan French Boxing itu memiliki ciri khas penggunaan sepatu khusus saat bertanding serta mengutamakan kecepatan, teknik, ketepatan, dan sportivitas.
Menurut Ryan, Savate merupakan salah satu cabang olahraga yang terus berkembang di Indonesia dan kini mulai diperkenalkan secara lebih luas kepada masyarakat Balikpapan.
“Masih banyak masyarakat yang belum mengenal Savate. Karena itu kami ingin memperkenalkan bahwa Savate adalah olahraga bela diri yang aman, sportif, dan memiliki peluang besar untuk meraih prestasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Rakor yang digelar menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun program pembinaan atlet. Salah satu target utama yang tengah dipersiapkan adalah keikutsertaan atlet Savate Balikpapan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami ingin segera melakukan pembinaan atlet dan menjaring bibit-bibit potensial agar bisa mewakili Balikpapan pada Kejurprov mendatang. Ini menjadi langkah awal untuk membangun prestasi Savate di Kota Balikpapan,” katanya.
“Target kami bukan hanya mengenalkan Savate kepada masyarakat, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Balikpapan. Dengan kerja sama seluruh pengurus dan dukungan berbagai pihak, kami yakin Savate bisa berkembang dan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” tambah Ryan.
Sementara itu, Ketua KONI Balikpapan, Gasali, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Savate Balikpapan yang telah disahkan melalui Musyawarah Provinsi Federasi Savate Indonesia (FSI) Kaltim.
Menurutnya, kehadiran Savate menjadi energi baru bagi dunia olahraga di Kota Balikpapan. Apalagi Savate merupakan cabang olahraga ke-65 yang resmi bergabung dalam keluarga besar KONI Balikpapan.
“Kami mengapresiasi kehadiran Savate di Balikpapan. Ini menjadi tambahan kekuatan baru bagi KONI Balikpapan dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah,” ujar Gasali.
Ia menegaskan KONI Balikpapan akan memberikan dukungan yang sama kepada seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungannya tanpa membedakan antara cabor lama maupun cabor yang baru bergabung.
“KONI Balikpapan mendukung seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI. Tidak ada perbedaan antara cabor yang sudah lama maupun cabor baru. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” tegasnya.
Gasali berharap Savate mampu memberikan warna baru bagi dunia olahraga Balikpapan sekaligus menyumbangkan prestasi pada berbagai ajang yang akan datang.
“Kami berharap Savate dapat memberikan sumbangsih bagi Kota Balikpapan dan menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan,” tambahnya.
Dukungan serupa juga datang dari Wakil Ketua III Federasi Savate Indonesia (FSI) Kalimantan Timur, Wawan Pane. Ia menyambut baik terbentuknya kepengurusan Savate Balikpapan dan menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pemerataan pembinaan olahraga Savate di Kaltim.
“Terima kasih karena sekarang Savate sudah memiliki kepengurusan di Balikpapan. Ini tentu menjadi langkah yang sangat baik agar pembinaan Savate semakin merata dan olahraga ini bisa berkembang lebih maju di Kaltim,” kata Wawan.
Menurutnya, setelah kepengurusan terbentuk, langkah selanjutnya yang harus segera dilakukan adalah menggelar Rapat Kerja Kota (Rakerkot) untuk menyusun program kerja dan strategi pembinaan atlet.
“Saya berharap pengurus Savate Balikpapan segera melaksanakan rapat kerja. Itu penting untuk menyusun program kerja sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan yang sudah menanti di depan,” ujarnya.
Wawan mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat FSI akan menghadapi sejumlah agenda penting, termasuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Savate yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Canggu, Bali.
“Khususnya menjelang Kejurnas di Bali pada bulan September nanti. Kalau semua persiapan sudah berjalan dengan baik, saya rasa Balikpapan memiliki peluang besar untuk ikut ambil bagian dan bersaing di tingkat nasional. Potensi atlet di Balikpapan sangat besar,” tuturnya.
Ia juga memastikan Pengprov FSI Kalimantan Timur siap memberikan dukungan penuh kepada Savate Balikpapan dalam proses pembinaan maupun pengembangan organisasi.
“Kami di provinsi sangat siap mendukung. Jika Savate Balikpapan membutuhkan masukan atau dukungan dalam pembinaan dan pengembangan organisasi, kami siap membantu. Tidak hanya Balikpapan, tetapi seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Karena tujuan kami sama, yakni memajukan Savate di daerah dan Indonesia,” tegasnya.(*)





