Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang rumahnya roboh akibat diterjang ombak di Jalan Jenderal Sudirman, RT 9, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Senin (13/7/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, didampingi Wakil Ketua Komisi III Halili, Sekretaris Komisi III Ari Sanda, serta sejumlah anggota Komisi III lainnya sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musibah.
Diwawancarai awak media, Yusri mengatakan bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah.
Meski nilainya tidak besar, ia berharap bantuan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan para korban untuk sementara waktu.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak. Semoga apa yang kami lakukan hari ini juga dapat menjadi penyemangat bagi pihak lain, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), untuk ikut membantu warga yang mengalami musibah,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, Komisi III DPRD Balikpapan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) agar korban dapat memperoleh bantuan untuk pembangunan kembali rumah yang rusak.
“Nanti kami akan melaporkan kondisi ini kepada Disperkim. Mudah-mudahan ada tindak lanjut sehingga rumah warga yang roboh bisa mendapatkan bantuan untuk dibangun kembali,” katanya.
Yusri menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari kepedulian seluruh anggota Komisi III DPRD Balikpapan. Penyalurannya dilakukan atas nama lembaga DPRD sebagai bentuk kebersamaan dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Usai meninjau lokasi, ia menilai pemerintahdaerah juga perlu menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana di kawasan permukiman pesisir yang rawan diterjang gelombang.
Menurutnya, penanganan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga perlu disertai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kondisinya cukup memprihatinkan. Ke depan kami akan mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik agar musibah seperti ini tidak terus berulang dan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman,” pungkasnya.
Diketahui, tiga unit rumah yang berdiri di kawasan pesisir ambruk setelah diterjang ombak setinggi lebih dari dua meter pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, peristiwa tersebut menyebabkan empat kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.(*)





