Anggota DPRD Kaltim Nurhadi Saputra Gelar Sosialisasi Penguatan Demokrasi di Balikpapan

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H Nurhadi Saputra, S.H., M.H menggelar sosialiasi Penguatan Demokrasi Daerah.

Mengusung tema “Demokrasi di Era Reformasi”, sosialisasi penguatan demokrasi yang berlangsung di RT 12, Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur di hadiri sejumlah warga masyarakat, serta menghadirkan Sekretaris Kesbangpol Kota Balikpapan, Sugianto.

Bacaan Lainnya

“Perlu diketahui Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yakni Demos dan Kratos yakni Demos adalah Rakyat dan Kratos artinya Kekuasaan. Dan kalau dirangkai seluruhnya Demokrasi yakni kekuasaan ditangan rakyat,” ucap Sugianto dalam paparannya.

Sementara itu, Nurhadi mengatakan penguatan demokrasi ini sangat penting bagi masyarakat. Hal itu bertujuan mengingatkan kembali kepada warga masyarakat, bahwa negara Indonesia memiliki landasan yakni Pancasila. Termasuk juga azas-azas dalam pemerintahan yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

“Mudahan-mudahan penyampaian penguatan demokrasi ini bisa maksimal. Karena saya langsung ke masyarakat dan Ketua RT, kan setiap anggota dewan punya gaya masing-masing yang berbeda. Oleh karena itu saya langsung menyentuh ke masyatakatnya,” ungkap Nurhadi.

Antusias warga RT 12 dan 24 saat menghadiri sosialisasi penguatan demokrasi yang di gelar Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Nurhadi Saputra

“Biasanya pembahasan-pembahasan seperti ini, kalau disampaikan langsung oleh pemerintah, biasanya melalui perwakilan-perwakilan RT. Kalau saya langsung ke warganya, kita berikan mereka materi dan narasumber agar warga paham,” sambungnya.

“Ya..kita harapkan masyarakat Balikpapan akan semakin paham tentang azas-azas demokrasi,” harapnya.

Nurhadi menambahkan, pemahaman demokrasi di kota Balikpapan oleh warga sangat baik. Hal itu dapat dilihat dalam keterlibatan warga di pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).

“Kita lihat sendiri partisipasi warga saat pelaksanaan Pemilu cukup baik, artinya warga paham dengan apa itu demokrasi,” pungkasnya.(*)

Pos terkait