Blue Sky Group Perkuat Ekspansi di Kaltim Lewat Kolaborasi Bareng Pemprov dan Media

Seputarkotaku.com, Samarinda – Blue Sky Group makin serius melebarkan sayap bisnisnya di Kalimantan Timur (Kaltim).

Lewat gelaran acara bertajuk “Bridging Local: Unity & Expansion” yang digelar di DeCafe Samarinda, perusahaan ini menunjukkan komitmennya untuk membangun sinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Kaltim, media lokal, hingga para mitra bisnis.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran manajemen dari berbagai unit Blue Sky Group, termasuk Direktur Operasional & SDM MBS, Ir. Rano Hardani, serta para mitra strategis.

Dalam sambutannya, Asep Supardi, Director of Operations Hotels Blue Sky Group, menyebut Kaltim punya posisi penting dalam peta bisnis Blue Sky secara nasional.

“Kami tak hanya datang untuk berbisnis. Lebih dari itu, kami ingin menjadi bagian dari ekosistem lokal. Sudah lebih dari 50 tahun kami hadir di Balikpapan, dan kini kami terus bergerak ke Samarinda, memperluas kontribusi kami lewat berbagai lini bisnis,” ujar Asep.

Blue Sky memang bukan pemain baru. Di dunia hospitality, mereka mengelola hotel-hotel besar seperti Blue Sky Hotel Pandurata Jakarta, hasil kerja sama dengan Pemprov Kaltim dan MBS, serta Blue Sky Hotel Petamburan Jakarta dan hotel legendaris Blue Sky Balikpapan yang sudah eksis selama 52 tahun.

Menurut Asep, eksistensi kuat Blue Sky di industri perhotelan Kaltim jadi alasan utama Pemprov mempercayakan pengelolaan hotel Pandurata kepada mereka.

Tak hanya hotel, Blue Sky juga punya unit kuliner unggulan seperti Blue Sky Mantau yang menyajikan cita rasa khas Kalimantan, dan DeCafe yang sudah punya cabang di Balikpapan dan Samarinda.

Belum lagi 11 Blue Sky Premier Lounge di bandara-bandara besar, yang sebentar lagi juga hadir di Makassar lewat kerja sama dengan Airport Dimensions.

Tak berhenti di situ, Blue Sky juga menghadirkan hunian modern di Balikpapan untuk kalangan urban dan profesional. Sementara itu, pusat hiburan baru di Samarinda dijadwalkan akan dibuka pada Juli 2025 menjadi bagian dari ekspansi gaya hidup yang mereka rancang untuk masyarakat Kaltim.

Riska Yuvista, Head of Marketing Communications Blue Sky Group, menekankan pentingnya kolaborasi tiga pihak: swasta, pemerintah, dan media.

“Kami ingin hadir membawa dampak nyata, bukan hanya secara ekonomi, tapi juga sosial dan budaya. Lewat jaringan usaha yang kami bangun hotel, café, lounge, hunian, hingga hiburan, kami ingin memberi nilai lebih bagi masyarakat,” ujarnya.

Blue Sky juga berkomitmen menciptakan lapangan kerja baru, memberdayakan UMKM lokal, dan mempromosikan potensi daerah lewat pendekatan hospitality yang adaptif dan berstandar tinggi.

Senada, General Manager Blue Sky Hotel Pandurata Jakarta, M. Yusuf, menyebut hotel yang ia pimpin adalah representasi Kalimantan Timur di Ibu Kota.

“Kami membawa nilai-nilai lokal, keramahan khas Kaltim, dan semangat kerja sama. Hotel ini bukan sekadar aset, tapi juga simbol kebanggaan daerah,” katanya.

Acara silaturahmi ini diharapkan jadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih besar. Dan salah satu lini yang akan terus jadi andalan adalah DeCafe.

“Bertahan lebih dari 20 tahun bukan hal mudah. Tapi kami tetap konsisten menyajikan layanan terbaik. DeCafe akan terus jadi pilihan utama untuk bersantap dan menggelar berbagai event,” kata Pipit, Sales & Marketing Manager DeCafe.

Pos terkait