Gelar Media Briefing, Besok KPK-RI Launching Desa Anti Korupsi di PPU

Direktur Pembina Peran Serta Masyarakat KPK-RI, Kumbul Kusdwijanto Sudjadi (foto/ariel)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia akan melaunching Desa Anti Korupsi 2023 di Tangin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu disampaikan Direktur Pembina Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kusdwijanto Sudjadi saat menggelar Media Briefing bersama insan pers di Hotel Platinum Balikpapan, Senin (27/11/2023).

Bacaan Lainnya

“Besok, Selasa (28/11/2023) kita akan Launching Desa Antikorupsi 2023 di Tangin Baru,” ucap Kumbul.

Kumbul menambahkan perilaku korupsi bisa terjadi pada siapa saja, oleh karena itu pentingnya menjaga integritas yang ada dalam diri masing-masing.

Diterangkan Kumbul, dalam pemberantasan korupsi, KPK RI menggunakan Tiga Strategi yakni Pendidikan, Pencegahan dan Penegakan Hukum. Dan ketiganya harus dilakukan secara masif, tentu saja itu akan berjalan maksimal dengan adanya peran serta dari masyarakat.

Kumbul menjelaskan, pembentukan Desa Anti Korupsi untuk melakukan pencegahan korupsi di tingkat bawah. Tercatat sejak tahun 2015 hingga 2022 terdapat 851 kasus korupsi dan terdapat 973 pelaku korupsi yang melibatkan kepala desa dan perangkat.

Masih Kumbul, program Desa Anti Korupsi sudah dilakukan sejak tahun 2021 sampai 2023 dengan target seluruh provinsi di Indonesia terdapat minimal satu percontohan. Dan ditahun 2024 hingga 2027 diharapkan per Kabupaten terdapat satu desa anti korupsi.

Ditahun 2023 ini KPK sudah melakukan observasi di 81 desa dari 22 Provinsi. Dan setelah dilakukan obeservasi sehingga didapati setiap masing-masing provinsi terdapat satu desa anti korupsi.

“Total ditahun 2023 ini, kita sudah melakukan pembentukan desa anti korupsi sebanyak 33 desa, disetiap provinsi,” pungkasnya.(*)

Pos terkait