Balikpapan, Seputarkotaku.com – Memperingati Hari Buruh Nasional sejumlah asosiasi serikat buruh kota Balikpapan mendatangi kantor DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Jln Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Senin (1/5/2023).
Kedatangan ratusan masa kekantor DPRD Kota Balikpapan diterima langsung Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S Sos diruang paripurna.
Dihadapan awak media, Abdulloh menyampaikan terima kasih atas apa yang telah disampaikan oleh serikat buruh dikota Balikpapan tentang kondisi dilapangan terkait permasalah butuh dikota minyak (sebutan kota Balikpapan).
“Alasan saya sampaikan ucapan terima kasih, karena akhirnya DPRD Balikpapan tau kejadian yang sebenarnya dilapangan seperti apa nasib para buruh dikota Balikpapan,” ucap Abdulloh
Politikus yang karib disapa Bang Doel inipun mengatakan ada sejumlah poin tuntutan yang disampaikan dalam diskusi bersama asosiasi serikat buruh Balikpapan diantaranya terkait masalah upah yang masih minim dibawah Penajam Paser Utara (PPU).
Selain itu, banyak perusahaan-perusahaan yang mengerjakan proyek RDMP Pertamina Balikpapan tidak memberikan jaminan kesehatan kepada pekerjanya. Bahkan ada juga perusahan yang tidak membayar upah pekerja, setelah sebulan bekerja perusahaannya malah kabur.
Bahkan, dikatakan Bang Doel masih banyak permasalahan-permasalahan terkai pekerja di Balikpapan yang telah disampaikan ke DPRD Balikpapan.
Tak sampai disitu, tuntutan terkait Peraturan Daerah (Perda) tentang tenaga kerja akan dibahas tahun 2023 ini di DPRD Balikpapan perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang tenaga kerja yang menuntut 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen tenaga kerja asing dan lain-lain.
Bang Doel juga menilai kesejahteraan buruh dikota Balikpapan masih dibawah standar dan patut diperjuangkan agar tidak dibawah standar melainkan di tengah-tengah (middle).
“Tidak juga dibawah, tapi kalau bisa ditengah-tengah, paling tidak bisa membuat masyarakat sejahtera,” tutupnya.(*)





