Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Kota Balikpapan dinilai sudah saatnya memiliki museum kota yang representatif sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, sekaligus destinasi wisata sejarah. Harapan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Hj Iim Rahman.
Menurut Iim, museum bukan sekadar tempat menyimpan benda-benda lama, melainkan ruang penting untuk mengenalkan sejarah, perjalanan pembangunan, hingga identitas sebuah daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Harapan kami ke depan Balikpapan bisa memiliki museum kota yang representatif. Biasanya, ketika orang datang ke suatu daerah, salah satu yang ingin dilihat adalah museumnya,” ujar Iim saat menghadiri soft launching Komunitas Kawan Arsip di Galeri Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan belum lama ini.
Ia menilai Balikpapan memiliki kekayaan sejarah yang sangat layak diperkenalkan lebih luas. Mulai dari sejarah industri minyak, perkembangan kota dari masa ke masa, hingga keberagaman budaya masyarakat yang hidup berdampingan di Kota Beriman.
Semua potensi tersebut, lanjutnya, perlu didokumentasikan dan dikemas secara menarik melalui kehadiran museum kota yang modern dan edukatif.
“Balikpapan punya perjalanan panjang dan banyak cerita penting yang harus diketahui generasi muda. Museum bisa menjadi tempat belajar sekaligus mengenalkan identitas daerah kepada masyarakat,” katanya.
Selain menjadi pusat edukasi, museum juga dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata di Balikpapan. Kehadiran museum dapat menjadi alternatif wisata edukasi bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.
“Museum bukan hanya tempat menyimpan barang bersejarah, tetapi tempat masyarakat mengenal sejarah, budaya, dan perkembangan suatu daerah,” ungkapnya.
Iim berharap Pemerintah Kota Balikpapan dapat memberi perhatian lebih terhadap rencana pembangunan museum kota, termasuk menyiapkan konsep yang mengikuti perkembangan zaman agar lebih diminati masyarakat.
Menurutnya, museum modern harus menghadirkan konsep interaktif dan inovatif sehingga mampu menarik minat generasi muda untuk datang dan belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan.
“Kalau dikelola dengan baik, museum bisa menjadi kebanggaan kota sekaligus pusat edukasi bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia optimistis, dengan perkembangan Balikpapan yang semakin pesat, peluang menghadirkan museum kota yang representatif sangat terbuka lebar.
“Harapannya, museum ini nantinya bisa menjadi ikon baru Kota Balikpapan,” pungkasnya.(*)





