Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Kesemrawutan kabel utilitas milik sejumlah operator seluler di Kota Balikpapan kembali menuai sorotan. Kondisi kabel yang menjuntai dan bertumpuk di satu tiang dinilai tak hanya merusak estetika kota, tetapi juga membahayakan keselamatan warga.
Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Balikpapan dari daerah pemilihan Balikpapan Utara, Fauzi Adi Firmansyah, saat ditemui di Gedung DPRD Balikpapan, Senin (2/3/2026). Politikus Partai Golkar tersebut menilai pemasangan kabel saat ini sudah tidak terkendali dan semakin hari kian bertambah.
“Pemandangan kabel seluler ini sudah semakin semrawut. Hampir di seluruh kecamatan kondisinya seperti ini, khususnya di Balikpapan Utara,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, di sejumlah titik terlihat tiang listrik yang miring bahkan nyaris tumbang karena dipenuhi berbagai jenis kabel dari beberapa operator. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, terutama saat cuaca ekstrem.
Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di depan SMPN 12 Balikpapan. Di lokasi itu, kabel-kabel tampak bertumpuk pada satu tiang penyangga.
“Kalau hujan deras dan angin kencang, apakah kabel yang menumpuk itu mampu menahan beban? Ini yang kita khawatirkan. Jangan sampai membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
Selain persoalan keselamatan, Adi juga menyinggung dampak visual yang ditimbulkan. Menurutnya, kondisi kabel yang tidak tertata merusak wajah kota dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Ia pun meminta perusahaan operator seluler lebih tertib dan tidak memaksakan penambahan kabel pada tiang yang sama. Tak hanya itu, ia mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bertindak tegas.
“Kami berharap OPD terkait bisa memberikan peringatan dan menerapkan aturan yang lebih tegas kepada provider. Jangan sampai dibiarkan terus tanpa penataan yang jelas,” pungkasnya.(*)





