Kenaikan Progres Pembangunan SMP Terpadu Regency Tak Signifikan, Dewan Pesimis Selesai di Akhir Januari

Kondisi pembangunan SMP Terpadu Regency Balikpapan (foto/ariel)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan pada bulan Desember 2023 lalu terkait progres pembangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu di Perumahan Regency, Balikpapan Selatan (Balsel).

Komisi IV DPRD Kota Balikpapan kembali melakukan kunjungan lapangan guna melihat sejauh mana progres pengerjaan SMP Terpadu Tegency setelah kunjungan sebelumnya, Senin (8/1/2024).

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Komisi IV Ardiansyah SH saat diwawancarai awak media disela-sela kunjungan mengatakan progres pembangunan SMP Terpadu Regency tidak menunjukan kenaikan yang signifikan.

“Sebelum berakhir kontrak pengerjaan PT Sarjis Agung Indrajaya pada 19 Desember 2023 lalu, kita sudah meninjau kesini (SMP Terpadu). Kalau saya melihat dari kunjungan hari ini kenaikan progresnya tidak signifikan meskipun saya bukan orang Tekhnik,” ucap Ardiansyah.

Ardiansyah menuturkan, pada kunjungan sebelumnya, kontraktor akan berjanji menyelesaikan jalan di area halaman sekolah dalam 2 atau 3 hari. Namun kenyataannya sampai sekarang belum selesai.

Politisi PPP inipun sangat pesimis pembangunan SMP Terpadu Regency akan rampung di akhir Januari tahun ini. Pasalnya ia menilai pengerjaan finishing bisa lebih memakan waktu lebih lama, ketimbang pengerjaan struktur bangunan.

Komisi IV DPRD Balikpapan didampingi Kadisdikbud saat kunjungan lapangan pembagunan SMPN Terpadu Regency

“Kalau saya melihat pengerjaan finishing lebih lama ketimbang pengerjaan struktur bangunan,” katanya.

“Kalau pun tidak selesai dengan perpanjangan ini kita serahkan kembali ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, seperti apa mekanismenya,” sambung Ardiansyah.

Ia pun meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan evaluasi terhadap pekerjaan-pekerjaan, mengingat banyak pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu seperti yang tertuang dalam kontrak.

Masih Ardiansyah, melihat dari pandangan pribadi dirinya, pekerjaan pembangun SMP Terpadu dengan batas waktu yang diberikan hingga 31 Januari 2024 mendatang diyakini tidak akan rampung, karena masih banyak yang harus dikejar progres pengerjaannya, seperti pengerjaan lapangan dan finishing yang dimaksud tadi.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pengerjaan finishing pasti memakan waktu cukup lama,” pungkasnya.(*)

Pos terkait