Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi melantik kepengurusan DPC PAN se-Kota Balikpapan.
Prosesi pelantikan sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) digelar di Hotel Zurich Balikpapan dipimpin langsung Ketua DPW PAN Kaltim H. Erwin Izharuddin, SE, Kamis (20/8/2026).
Diwawancarai awak media, Ketua DPD PAN Balikpapan, H. Ardiansyah Noor, menegaskan pengukuhan pengurus DPC bukan sekadar agenda organisasi. Struktur baru tersebut diharapkan langsung bekerja memperkuat jaringan PAN hingga tingkat masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah konkret untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan seluruh jajaran PAN Balikpapan menghadapi agenda politik serta pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Menurutnya, pengurus DPC harus mampu menjadi ujung tombak partai di tengah masyarakat. Kerja organisasi, penyerapan aspirasi dan komunikasi dengan warga harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika memasuki momentum politik.
H Ardiansyah juga meminta kader PAN memperkuat soliditas, memperluas jaringan dan meningkatkan kaderisasi. Ia menilai kekuatan partai tidak hanya bergantung pada struktur, tetapi juga pada kemampuan kader membangun kepercayaan masyarakat.
“Jangan menunggu momentum. Mulai hari ini kita harus bergerak, membangun jaringan, memperkuat kaderisasi, dan memastikan PAN selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Kaltim H. Erwin Izharuddin menyoroti pentingnya persatuan internal untuk meningkatkan kekuatan PAN di Balikpapan.
Erwin bahkan menyebut PAN perlu “pecah telur” dalam kontestasi politik di Balikpapan. Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa partai ingin meningkatkan perolehan politiknya, termasuk memperbesar peluang mendapatkan kursi legislatif.
“Ya, intinya tadi kan saya berikan motivasi bagaimana bersatu. Insya Allah kita pecah telur,” ujar Erwin.
Menurutnya, secara organisasi PAN Balikpapan saat ini sudah cukup solid. Namun, masih diperlukan peningkatan kinerja dari para kader agar mesin partai berjalan lebih maksimal.
“Solid sekarang, cuma mungkin orang-orangnya belum maksimal. Belum maksimal saja,” katanya.
Karena itu, PAN Kaltim membuka peluang untuk memperkuat struktur dengan menghadirkan kader-kader baru yang dinilai mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi partai.
“Makanya harus orang-orang baru lagi, kita coba,” tegas Erwin.
Selain pembenahan internal, Erwin mengatakan PAN Kaltim akan berupaya membawa program-program pemerintah pusat ke daerah sebagai bagian dari strategi mendekatkan partai dengan masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan keterwakilan PAN di lembaga legislatif menjadi tantangan tersendiri dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu, program dari kementerian akan diarahkan untuk membantu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.
“Atensinya nanti mungkin program-program nasional kita turunkan ke sini. Karena makin enggak dapat kan makin enggak ada aspirasi, karena enggak punya dewan. Jadi insya Allah dari beberapa kementerian kita fokus,” ujarnya.
Erwin menyebut Balikpapan menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian, bersama Berau dan Paser. Aspirasi masyarakat seperti perbaikan sekolah, pasar dan program pembangunan lainnya akan diupayakan untuk masuk dalam program kementerian terkait.
“Kalau ada, kita masukin Balikpapan dulu aspirasi, entah perbaikan sekolah, pasar, yang ada program di kementerian,” jelasnya.
Meski demikian, Erwin mengaku tidak ingin memasang target politik yang terlalu muluk. Menurutnya, PAN akan bergerak sesuai kapasitas dan kekuatan yang dimiliki saat ini.
“Enggak muluk-muluk lah. Sesuai kapasitas. Ya entar nanti kalau H-1, dapat orang-orang bagus, itu lain cerita lah,” tandasnya.
Dengan pengukuhan DPC di seluruh kecamatan, PAN Balikpapan kini memiliki struktur yang diharapkan mampu menjadi basis konsolidasi menghadapi dinamika politik berikutnya.
Target “pecah telur” yang disampaikan DPW menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk membuktikan kekuatan PAN di arena politik Kota Balikpapan. (*)





