Marak Curanmor, Polresta Balikpapan Ingatkan Warga Lebih Waspada

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, AKP Zeska Julian Taruna W (foto/ariel)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menyita perhatian warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Meski Satreskrim Polresta Balikpapan dibantu jajaran Polsek berhasil mengungkap delapan tersangka pelaku curanmor, kepolisian terus mengingatkan bahwa kejahatan bisa terus terjadi bila masyarakat lengah.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, mengatakan sebagian besar pencurian terjadi karena adanya kelalaian pemilik kendaraan. Banyak motor yang ditemukan masih dalam kondisi kunci menempel atau diparkir tanpa pengamanan tambahan.

“Curanmor bukan hanya karena niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan. Kalau motor ditinggal dengan kunci menempel, itu sangat memudahkan pencuri,” jelasnya saat menggelar pres rilis di Mapolresta Balikpapan, Kamis (2/10/2025).

Ia menekankan, warga perlu disiplin dalam menjaga kendaraannya, minimal dengan mencabut kunci, mengunci stang, dan menggunakan kunci ganda saat memarkir. Terutama pada malam hari, motor jangan hanya ditaruh di halaman rumah tanpa pengamanan ekstra.

AKP Zeska menyebut beberapa titik rawan pencurian tersebar di sejumlah kecamatan di Balikpapan, seperti di kawasan Telagasari, Gunung Sari, Karang Jati, Graha Indah, hingga Manggar.

Selain mengimbau masyarakat lebih waspada, AKP Zeska juga mengajak warga ikut membantu aparat dengan memberikan informasi atau rekaman CCTV jika terjadi tindak pencurian di lingkungan sekitar.

“Banyak kasus berhasil kami ungkap berkat bantuan masyarakat. Karena itu, kami minta kerja sama semua pihak,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk melapor apabila mengetahui keberadaan motor bodong atau diduga hasil curian.

“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti. Jangan sampai ada yang membeli kendaraan tanpa surat resmi karena bisa terjerat hukum,” pungkasnya.(*)

Pos terkait