Mengantar Langkah Kecil Menuju Masa Depan, Pelepasan Anak Didik SKB Balikpapan Barat Penuh Haru

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Suasana hangat, penuh kebersamaan, dan haru mewarnai kegiatan Family Gathering sekaligus pelepasan anak didik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Barat yang digelar di Taman Wisata Tanjung Gading, Kilometer 12, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik tersebut menjadi momen spesial untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menandai berakhirnya masa pembelajaran anak-anak di SKB Balikpapan Barat.

Kepala SKB Balikpapan Barat, Ursilah, S.Pd.,T, mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat perkembangan anak-anak yang telah mengikuti proses pendidikan selama berada di SKB. Menurutnya, setiap anak telah menunjukkan perubahan yang luar biasa, baik dari sisi pengetahuan maupun karakter.

“Alhamdulillah hari ini anak-anak dapat berdiri dengan penuh percaya diri dan senyum yang membanggakan. Mereka sudah belajar berdoa, berbagi dengan teman-temannya, berani meminta maaf, serta mengucapkan terima kasih. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami para guru,” ujarnya.

Ursilah mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa haru saat mengenang perjalanan anak-anak sejak pertama kali datang ke sekolah. Ia menuturkan, sebagian anak didik ketika pertama masuk masih terlihat malu-malu, bahkan ada yang menangis saat ditinggal orang tuanya.

“Rasanya seperti baru kemarin mereka datang ke SKB dengan seragam yang masih kebesaran. Ada yang datang ke sekolah sambil menangis. Hari ini mereka sudah tumbuh menjadi anak-anak yang lebih mandiri, berani, dan percaya diri. Tentu ada rasa haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” katanya.

Kepala SKB Balikpapan Barat, Ursilah, S.,Pd.,T

Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata bertujuan membuat anak menjadi pintar secara akademik. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk karakter, sikap, dan kepribadian yang baik sebagai bekal mereka di masa depan.

“Pendidikan tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk menjadi pintar. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik. Ketika melihat anak-anak berkembang menjadi pribadi yang memiliki akhlak dan karakter yang baik, itu merupakan kebanggaan terbesar bagi para guru,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ursilah menegaskan bahwa pelepasan yang dilakukan bukan berarti memutus hubungan antara sekolah dan peserta didik. Ia menyebut momen tersebut sebagai pengembalian amanah yang telah dipercayakan orang tua kepada pihak sekolah sejak awal.

“Hari ini kami bukan melepas anak-anak secara sepenuhnya. Hari ini kami mengembalikan amanah yang telah diberikan oleh para orang tua kepada kami. Kami kembalikan anak-anak kepada keluarganya masing-masing dengan segala keterbatasan dan kekurangan kami selama mendampingi mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembelajaran terdapat kekurangan dari pihak sekolah maupun para guru. Di akhir sambutannya, Ursilah berpesan agar seluruh anak didik terus semangat menuntut ilmu dan tidak melupakan jasa para pendidik.

“Saya berpesan kepada anak-anak untuk tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah, tidak pernah berhenti belajar, tidak berhenti berdoa, serta selalu mengingat para guru yang telah mendampingi selama di SKB Balikpapan Barat,” pesannya.

“Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Mudah-mudahan anak-anak diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menempuh perjalanan pendidikan di masa yang akan datang,” pungkasnya.(*)

Pos terkait