Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Balikpapan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI sebagai langkah memperkuat konsolidasi internal dan menata strategi politik ke depan.
Kegiatan yang berlangsung di Horizon Hotel Balikpapan ini dipimpin langsung Ketua DPD PAN Balikpapan, H Ardiansyah Noor, serta dihadiri jajaran DPW PAN Kalimantan Timur (Kaltim), di antaranya Sekretaris DPW PAN Kaltim, Jasno dan Ketua Harian DPW PAN Kaltim, Sigit Wibowo, bersama kader PAN se-Kota Balikpapan.
Ardiansyah menegaskan, Muscab VI bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan organisasi.
“Muscab ini bukan sekadar formalitas. Ini momentum evaluasi total sekaligus ruang melahirkan gagasan besar untuk kemajuan PAN ke depan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam melihat kondisi internal partai, baik kekuatan maupun kelemahan, sebagai dasar menyusun strategi yang lebih efektif.
“Kita harus jujur melihat kekuatan dan kelemahan. Dari situ kita bisa membangun strategi yang lebih tajam, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, soliditas kader menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap PAN.
“Saya ingin PAN Balikpapan semakin solid, tanpa sekat-sekat internal. Kita harus bergerak dalam satu barisan untuk membesarkan partai,” katanya.
Ardiansyah juga mengingatkan bahwa loyalitas kader tidak cukup hanya sebatas kehadiran, tetapi harus diwujudkan dalam kontribusi nyata.
“Loyalitas itu tentang komitmen dan kerja bersama untuk memperkuat partai,” lanjutnya.
Menghadapi dinamika politik yang terus berkembang, Ardiansyah mendorong kader untuk berinovasi dan meninggalkan pola lama.
“Cara-cara lama tidak bisa lagi digunakan. PAN harus menjadi partai yang inovatif, kreatif, dan mampu memberi solusi konkret bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut, politik ke depan adalah politik gagasan yang menuntut partai hadir dengan solusi nyata.
“Siapa yang mampu menawarkan solusi terbaik, dialah yang akan memenangkan hati rakyat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga mengajak seluruh kader untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum politik.
“Kita harus selalu hadir, mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Muscab VI juga diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang berintegritas dan visioner.
“Kita butuh pemimpin yang kuat secara organisasi dan punya visi besar untuk membawa PAN semakin relevan dan dipercaya masyarakat,” katanya.
Ia juga membuka ruang bagi kader muda untuk tampil dan berkontribusi dalam membesarkan partai.
“Regenerasi itu penting. Kader muda harus diberi kesempatan untuk berkembang,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Ardiansyah optimistis PAN Balikpapan mampu bangkit dan menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.
“Saya yakin dengan kebersamaan, kerja keras, dan inovasi, PAN Balikpapan akan semakin maju. Mari jadikan Muscab ini sebagai titik awal kebangkitan baru,” pungkasnya. (*)





