PT Fahreza Duta Perkasa Punya Sisa Waktu 5 Bulan, Fadlianoor : Pengerjaan Proyek DAS Ampal Lambat

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Fadlianoor (foto : Ariel)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Proyek pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang dikerjakan PT Fahreza Duta Perkasa terus mendapat sorotan.

Pasalnya, waktu pengerjaan proyek DAS Ampal yang menjadi program prioritas Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE dalam menangani banjir di kota Beriman (sebutan kota Balikpapan) hanya menyisakan 5 bulan saja atau tepatnya akan berkahir di bulan Desember 2023 mendatang.

Bacaan Lainnya

Dijumpai awak media ini, dikantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Jum’at (14/7/2023). Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Fadlianoor mengatakan proyek DAS Ampal yang dikerjakan PT Fahreza sangat lambat.

Bukan hanya dirinya yang menilai lambat, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkahir Komisi III bersama PT Fahreza, konsultan proyek DAS Ampal pun mengatakan tidak optimis pekerjaan akan selesai dibulan Desember, apabila cara pengerjaannya tidak diubah.

“Seperti yang kita lihat saat ini, pengerjaan di MT Haryono progresnya sangat kecil. Dan kemungkinan kita akan panggil Dinas PU dan kontraktor pelaksana,” ucap Fadli.

Ia menambahkan, bila batas waktu pengerjaan belum juga selesai, pastinya akan ada sanksi yang akan diberikan kepada PT Fahreza.

Tak hanya itu, Fadlianoor juga mengingatkan PT Fahreza Duta Perkasa terkait pengerjaan jalan di depan Global Sport, MT Haryono, mengingat pengerjaan di depan Global Sport juga belum rampung.

“PT Fahreza jangan berfikir jalan depan Global Sport udah bisa dilewatin, kemudian masalah udah selesai. Jalan depan Global Sport itu belum selesai, pengaspalannya belum dilakukan,” terang politisi PDI pejuang ini.

“Saya akan koordinasikan kembali dengan teman-teman di Komisi III, apakah harus turun kelapangan, kemudian panggil RDP. Karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak, ditambah lagi ini salah satu proyek andalan Walikota untuk penanganan masalah banjir,” sambungnya.

“Ya.. kita support program walikota. Dan dengan kapasitas kami sebagai pengawasan kita akan kelapangan lagi dan memanggil pihak terkait,” katanya.

Sementara itu Kabid SDA dan Drainase Dinas PU Kota Balikpapan Jen Supriyanto menuturkan proyek DAS Ampal masih dalam tahap pengerjaan. Selesai atau tidaknya yang jelas PT Fahreza masih mengerjakan.

“Kontraknya berakhir di Desember mendatang. Saya berharap semoga bisa selesai,” ucapnya.

“Kalau tidak selesai, Ya..kita akan berikan sanksi, putus kontrak, denda dan akan dilakukan Blacklist,” pungkasnya.(*)

Pos terkait