Reses di Graha Indah, Fauzi Adi Firmansyah Tampung Aspirasi Warga

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menggelar kegiatan serap aspirasi (reses) bersama warga di Jalan Agustus, RT 32, Graha Indah, Balikpapan Utara, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri warga sekitar serta sejumlah ketua RT dari Kelurahan Batu Ampar dan Graha Indah.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, Adi sapaan akrabnya menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan kesehatan, infrastruktur hingga fasilitas lingkungan.

Adi menyoroti pentingnya kepesertaan BPJS gratis bagi masyarakat. Ia meminta warga yang belum terdaftar dalam program Pemerintah Kota Balikpapan agar segera melapor melalui ketua RT masing-masing.

“Bagi warga yang belum terdaftar BPJS gratis, silakan laporkan ke ketua RT agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif para ketua RT dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara warga dan perangkat lingkungan menjadi kunci dalam mempercepat penanganan masalah.

Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan amanat undang-undang yang mewajibkan anggota legislatif turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam bidang infrastruktur, Adi mengungkapkan rencana pembangunan drainase sepanjang 300 meter yang akan segera direalisasikan. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi antar ketua RT agar pelaksanaan pembangunan tidak terkendala persoalan lahan.

“Utamakan koordinasi dengan baik terkait titik mana saja yang menjadi skala prioritas untuk pembangunan drainase,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, warga juga menyampaikan sejumlah usulan. Salah satunya disampaikan Sumardi, warga RT 32, yang menyoroti persoalan limbah rumah tangga di lingkungannya. Ia berharap adanya solusi agar aliran limbah tidak lagi mengganggu warga sekitar.

“Saya menanyakan terkait limbah rumah tangga di lingkungan kami, agar bisa dialirkan ke drainase yang ada sehingga tidak mengganggu rumah tetangga,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Adi mengaku telah mengetahui persoalan itu dan menilai pembangunan drainase yang akan dilakukan dapat menjadi solusi.

“Terkait limbah rumah tangga, kami sudah mendengar persoalan ini. Maka dari itu dengan alokasi pembuatan drainase 300 meter ini bisa dimanfaatkan, tinggal ditentukan titik mana yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia juga meminta warga untuk aktif berkoordinasi dengan pengurus lingkungan agar pembangunan berjalan efektif.

“Saya minta Pak Sumardi silakan koordinasi dengan Pak RT untuk pembuatan drainasenya,” ungkap Adi.

Selain itu, terkait penerangan jalan umum (PJU), Adi menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua RT dan beberapa lampu yang sebelumnya mati dan dikeluhkan kini sudah kembali menyala.

Di sektor kesehatan lingkungan, Adi juga mendorong penguatan peran posyandu. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mempercantik fasilitas tersebut agar lebih optimal dalam melayani warga.

“Posyandu ini penting, mari kita jaga bersama. Kalau bisa kita percantik, bahkan ke depan kita dorong ikut lomba,” katanya.

“Saya juga mengapresiasi warga yang sudah menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) di dekat posyandu. Tentu ini sangat baik dan bermanfaat,” terangnya

Tak hanya itu, Adi juga tengah mengupayakan peningkatan fasilitas ibadah, khususnya mushola di RT 23. Saat ini, pengurus mushola sedang mengajukan bantuan hibah dari pemerintah kota guna memperbaiki bangunan agar lebih nyaman digunakan warga.

Mengakhiri kegiatan reses, Adi berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami akan berupaya memperjuangkan aspirasi yang disampaikan hari ini agar bisa direalisasikan,” tutupnya.(}

Pos terkait