Walikota Balikpapan Resmi Lantik P3K dan ASN Formasi 2024

Walikota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud SE, ME saat membacakan sumpah dan janji jabatan pelantikan P3K dan ASN di Balai Kota (foto/ariel)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Cuaca mendung disertai hujan rintik menjadi momen istimewa bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi 2024, yang secara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Pelantikan ribuan pegawain P3K dilakukan langsung Walikota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud SE secara simbolis di halaman kantor Pemkot Balikpapan, Kamis (17/4/2025).

Bacaan Lainnya

Tak hanya berhenti di sana, acara juga diwarnai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun, tali asih dari Korpri, serta Tunjangan Hari Tua (THT) bagi para pegawai yang akan memasuki masa purna tugas pada 1 Mei 2025 mendatang sebuah bentuk penghargaan atas pengabdian mereka selama ini.

Sebagai penutup rangkaian hari penuh makna itu, Rahmad Mas’ud secara resmi membuka seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri tingkat Kota Balikpapan 2025.

Dalam sambutannya, Rahmad menyampaikan ucapan selamat dan harapannya kepada para ASN dan P3K yang baru saja bergabung dalam lingkup birokrasi Kota Balikpapan.

Menurutnya, amanah sebagai abdi negara bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan integritas dan dedikasi.

“Selamat kepada para ASN dan P3K yang hari ini resmi dilantik. Dari ratusan ribu penduduk Balikpapan, hanya segelintir yang mendapat kesempatan untuk mengemban tugas ini. Jadikan ini sebagai kehormatan dan jangan pernah lelah menjaga kepercayaan yang diberikan,” pesannya.

Rahmad pun menyinggung satu pesan penting, terutama bagi para P3K. Ia mengingatkan agar semangat dan etos kerja tidak berhenti hanya sampai pada pelantikan.

“Biasanya sebelum diangkat, semangat luar biasa. Tapi setelah resmi diangkat malah kendor. Hal seperti itu tidak boleh terjadi, apalagi di Balikpapan. Justru setelah resmi dilantik, semangat dan dedikasi harus semakin meningkat,” tegasnya.

Rahmad menyampaikan penghargaan atas pengabdian mereka selama ini. Ia menegaskan bahwa status pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan sebuah perjalanan baru dalam memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Pensiun bukan titik akhir, justru awal dari peran baru di tengah masyarakat. Kami percaya, Bapak-Ibu tetap bisa memberikan kontribusi meski tak lagi dalam seragam dinas,” tutupnya.(*)

Pos terkait