Warga Gunung Samarinda Keluhkan SPMB, Sambungan PDAM hingga Trotoar Rusak saat Reses Muhammad Najib

Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Berbagai persoalan administrasi kependudukan, pendidikan, hingga infrastruktur lingkungan disampaikan warga RT 23 Kelurahan Gunung Samarinda dalam agenda reses Anggota DPRD Balikpapan, Muhammad Najib, Kamis (2/7/2026).

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan yang mengemuka antara lain kartu keluarga (KK) yang belum menggunakan barcode, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sistem zonasi sekolah, sambungan baru PDAM, penerangan jalan umum (PJU), hingga kondisi trotoar di Jalan Soekarno Hatta yang dinilai rusak.

Bacaan Lainnya

Najib mengatakan kegiatan reses menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

“Semua aspirasi warga akan kami tampung dan diperjuangkan sesuai kewenangan dan skala prioritas,” ujarnya.

Terkait persoalan kartu keluarga yang belum memiliki barcode, Najib meminta masyarakat segera melakukan pembaruan data administrasi kependudukan melalui kantor kecamatan tanpa harus datang langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Sekarang pengurusan KK baru yang sudah barcode bisa langsung melalui kecamatan, jadi masyarakat tidak perlu lagi ke Capil,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mempermudah akses layanan administrasi kependudukan ke depan.

“Untuk aktivasi IKD juga bisa dilakukan di kecamatan,” katanya.

Selain administrasi kependudukan, warga turut menyampaikan persoalan sistem zonasi sekolah dalam proses penerimaan siswa baru yang dinilai masih membingungkan masyarakat.

Persoalan sambungan baru air bersih juga menjadi perhatian warga. Menanggapi hal itu, Najib memastikan usulan pemasangan sambungan baru PDAM akan diakomodasi dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Permohonan sambungan baru akan kita tampung dan komunikasikan agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Warga juga meminta penambahan penerangan jalan umum di sejumlah titik lingkungan yang dinilai masih minim lampu penerangan.

Menanggapi hal tersebut, Najib meminta ketua RT segera mengajukan proposal agar dapat diperjuangkan melalui program pemerintah daerah.

“Silakan Pak RT buat proposal dan sampaikan ke saya supaya bisa kami tindak lanjuti,” katanya.

Selain itu, warga mengusulkan perbaikan trotoar di sepanjang Jalan Soekarno Hatta mulai kawasan Rapak hingga Kilometer 1,5 yang dinilai mulai rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut Najib, usulan tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk menjadi perhatian dalam program pembangunan infrastruktur ke depan.

“Perbaikan trotoar itu nanti akan kami usulkan ke pemerintah kota,” tutupnya.(*)

Pos terkait