Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Balikpapan mulai membuat masyarakat resah. Kondisi ini bahkan disebut terjadi hampir setiap hari, dengan durasi pemadaman yang bisa mencapai empat jam.
Situasi tersebut mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Balikpapan. Gangguan pada pembangkit memang disebut menjadi salah satu penyebab, namun berulangnya pemadaman dinilai perlu mendapat penjelasan yang lebih terbuka dari PLN.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Riyan Indra Saputra, mengatakan keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik semakin banyak, khususnya dari wilayah Balikpapan Utara.
Menurut H Riyan, pemadaman yang berlangsung berjam-jam tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
“Kita sangat menyesalkan karena dari PLN tidak ada komunikasi yang jelas terkait masalah ini. Kenapa ada pemadaman bergilir dan hampir setiap hari, terutama di Balikpapan Utara,” katanya, Kamis (17/9/2026).
H Riyan mengaku telah memperoleh informasi bahwa pemadaman berkaitan dengan gangguan pada pembangkit. Namun, ia mempertanyakan mengapa persoalan tersebut terus berulang hingga berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Kalau memang gangguan pembangkit, harus disampaikan kendalanya kepada masyarakat. Yang menjadi masalah, kenapa bisa gangguan terus?” ujarnya.
Ia meminta PLN tidak sekadar memberikan alasan ketika pemadaman terjadi. Informasi mengenai penyebab gangguan, jadwal pemadaman hingga langkah penanganan perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Menurutnya, informasi tersebut penting agar warga maupun pelaku usaha dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi dampak pemadaman.
“Harusnya pihak PLN memberikan pemberitahuan kepada masyarakat. Jadi masyarakat bisa mempersiapkan apa yang perlu diantisipasi,” katanya.
H Riyan juga menyoroti kemungkinan pemadaman berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan atau maintenance pembangkit. Jika hal tersebut menjadi penyebab, menurutnya, PLN seharusnya telah memiliki perencanaan dan langkah antisipasi agar pemadaman tidak terus berulang.
“Kalaupun ada maintenance di pembangkit, saya kira mereka sudah menyiapkan satu atau dua hari untuk persiapan perbaikan. Jangan sampai yang kita rasakan sekarang hampir setiap hari ada pemadaman bergilir,” tegasnya.
DPRD Balikpapan, lanjut Riyan, mendorong PLN segera memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut sekaligus memastikan adanya langkah konkret untuk mengembalikan pasokan listrik agar kembali stabil.
“Kita mendorong supaya PLN memberitahukan kendalanya apa dan bagaimana langkah solusinya. Masyarakat perlu mendapatkan informasi supaya bisa melakukan antisipasi,” pungkasnya. (*)





