Edy Alfonso Akan Tindaklanjuti Permasalahan Lahan Warga Kampung Buton

Edy Alfonso Mambang SE anggota Komisi I DPRD Balikpapan (foto : Avin)

Seputarkotaku.com, Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan Edy Alfonso Mambang SE akan mengawal dan menindaklanjuti keluhahan warga Gunung Bakaran, Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan.

Diketahui, dalam pelaksanaan Dialog Warga yang digelar dirinya di Kampung Buton, Selasa (25/7/2023) lalu. Pihaknya sebagai anggota DPRD Dapil Balikpapan Selatan menerima keluhan warga salah satunya terkait permasalahan sertifikat warga yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak kunjung selesai.

Bacaan Lainnya

“Ya..saya akan tindaklanjuti dengan memanggil pihak terkait dengan permasalahan ini salah satunya Badan Pertanahan Negara (BPN) Balikpapan,” ucap politisi Golkar ini saat diwancarai melalui sambungan telepon, Rabu (26/7/2023) malam.

 

 

Warga kampung buton yang hadir dalam Dialog Warga

Edy Alfono menuturkan warga kampung buton sangat berharap bisa segera memiliki legalitas lahan yang sudah berpuluh-puluh tahun mereka tunggu.

Ia menambahkan, sebelum melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Dirinya akan terlebih dahulu akan memanggil pihak terkait agar mengetahui terlebih dahulu duduk permasalahannya.

“Saya akan pelajari surat-surat yang dimiliki warga kampung buton, sehingga saya memiliki dasar untuk melakukan RDP untuk mempertemukan kedua belah pihak,” ujarnya.

Edy mengakui, ternyata permasalahan warga Gunung Bakaran bukan hanya soal permsalahan lahan, minimnya fasilitas kesehatan dan pendidikan pun turut disuarakan warga saat dirinya menggelar dialog warga.

Edy menyampaikan memang ada beberapa permasalahan yang disampaikan malam itu, diantaranya fasilitas Kesehatan, Pendidikan dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Hanya saja dirinya melihat warga lebih mendambakan permasalahan sertifikat bisa cepat selesai.

“Memang ada beberapa masalah yang disampaikan, tapi saya melihatnya warga lebih menginginkan permasalahan sertifikat bisa cepat selesai, karena sudah 3 sampai 4 generasi, permasalahan ini tidak selesai,” pungkasnya.(*)

Pos terkait