Seputarkotaku.com, BALIKPAPAN – Warga yang tengah tertidur lelap dikejutkan kobaran api yang melahap sebuah rumah di kawasan padat penduduk Jalan Jenderal Ahmad Yani, RT 20, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (21/1/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah dua pintu yang berada tepat di samping Kantor Telkom.
Komandan Regu Posko Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Balikpapan, Ramadhani Galih, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.30 WITA.
Menindaklanjuti informasi warga, armada terdekat dari UPT Balikpapan Tengah langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Saat petugas tiba, api sudah cukup besar dan aliran listrik belum sepenuhnya padam. Itu sempat menjadi kendala awal dalam proses pemadaman,” ujar Galih.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Balikpapan menurunkan bantuan dari sejumlah unit wilayah lain, yakni Posko PB, UPT Balikpapan Kota, dan UPT Balikpapan Utara.
Total enam unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 45 personel diterjunkan ke lokasi.
“Sebanyak 45 personel terlibat langsung dalam upaya pemadaman,” jelasnya.
Meski lokasi berada di gang sempit dan kawasan permukiman padat, petugas berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain.
Dampak kebakaran hanya berupa kerusakan ringan pada rumah di sisi kiri, kanan, dan belakang bangunan yang terbakar. Untuk mendukung pemadaman, petugas juga memanfaatkan halaman Kantor Telkom sebagai titik manuver armada.
“Sekitar 30 menit kemudian api berhasil kami kuasai,” ungkap Galih.
Ia menambahkan, bangunan yang terbakar merupakan rumah dua pintu dengan struktur dominan beton. Ukuran bangunan yang cukup besar membuat kobaran api terlihat mencolok saat kejadian. Berdasarkan keterangan di lapangan, rumah tersebut diketahui dalam kondisi kosong.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk penyebab pastinya nanti akan ditangani dan disampaikan oleh pihak kepolisian,” tutup Galih.(*)





